Pemkot Pekalongan bentuk satgas percepatan penanganan sampah 

1 week ago 11

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan Jawa Tengah membentuk satuan tugas percepatan penanganan sampah yang kini masih menjadi persoalan masyarakat perkotaan di wilayah tersebut.

Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya komitmen serius dan fokus dalam melakukan penanganan, penanggulangan, sekaligus pengelolaan sampah secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

"Kami semakin serius untuk melakukan penanganan dan penanggulangan, serta pengelolaan sampah di daerah ini. Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah membentuk tim satuan tugas penanggulangan sampah," katanya.

Menurut dia, pembentukan tim satgas tersebut merupakan bagian dari program percepatan yang dirancang untuk menjawab berbagai persoalan persampahan mulai dari hulu hingga hilir.

Satuan tugas penanggulangan sampah ini terdiri atas berbagai unsur termasuk dari sejumlah tokoh masyarakat yang dinilai memiliki kepedulian dan kapasitas dalam mendukung upaya pengelolaan sampah di daerah.

"Tim satgas ini terdiri atas beberapa tokoh masyarakat. Kami berharap dengan keterlibatan berbagai pihak, program percepatan penanggulangan dan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran," katanya.

Baca juga: Sampah pascabanjir di Jalan Inspeksi Kali Mookevart capai 187 ton

Ia mengatakan pembentukan satgas tersebut juga sejalan dengan arahan dan kebijakan yang disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup terkait pengelolaan sampah daerah.

Melalui tim percepatan ini maka diharapkan seluruh program yang telah dirancang dapat dilaksanakan secara lebih terarah, sistematis, dan terintegrasi.

"Kami memiliki beberapa poin penting yang disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Oleh karena itu, dengan adanya tim percepatan ini, program-program penanggulangan dan pengelolaan sampah di daerah bisa lebih terarah, lebih sistematis, dan tentu saja manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat," katanya.

Baca juga: Tempah Dedoro dan cara kota bernapas

Baca juga: Bau tak sedap di RDF Rorotan karena sampah organik-anorganik tercampur

Pewarta: Kutnadi
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |