Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan penyemprotan water mist di kawasan Kembangan sebagai langkah mitigasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak hingga wilayah DKI, Selasa.
“Atas arahan pimpinan, hari ini kita bergerak serentak melakukan penyemprotan water mist,” kata Asisten Pemerintahan Jakarta Barat Holi Susanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Holi menjelaskan penyemprotan difokuskan di sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Kembangan Selatan, Pasar Puri hingga Kantor Wali Kota Jakarta Barat yang dapat dilalui kendaraan berukuran besar, seperti water cannon dan mobil pemadam kebakaran.
Penyemprotan dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB. Menurut Holi, waktu tersebut dipilih untuk mengoptimalkan efektivitas kegiatan sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap mobilitas warga.
“Penyemprotan dimulai pukul 10.00 WIB saat paparan sinar matahari mulai tinggi dan arus kendaraan masyarakat yang berangkat kerja sudah relatif lancar, sehingga kegiatan ini tidak mengganggu mobilitas warga,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Suheri menjelaskan pihaknya mengerahkan dua unit mobil pompa pemadam. Masing-masing mobil berkapasitas menampung sebanyak 10 ribu liter air.
"Kami berharap aksi penyemprotan ini bisa mengurangi sebaran debu dari abu vulkanik dan meminimalisasi dampak," tandasnya.
Baca juga: Dampak paparan abu, Polres Jakbar siagakan sembilan posko kesehatan
Baca juga: Polres Jakbar terjunkan kendaraan "water canon" siram jalan protokol
Baca juga: Petugas gabungan lakukan penyemprotan "water mist" di Kota Tua
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































