Pemkab sebut perusahaan garmen investasi Rp500 miliar di Temanggung

1 week ago 15
Progres saat ini hampir 50 persen administrasi tanah sudah diselesaikan dan akan diselesaikan 50 persen lagi

Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menyebutkan perusahaan garmen melakukan investasi Rp500 miliar di Pringsurat yang akan mengurangi kemiskinan, pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah itu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei di Temanggung, Sabtu, menyampaikan pada tahun 2026 ada sebuah perusahaan dalam negeri tetapi sudah berskala internasional siap investasi di Kabupaten Temanggung.

Ia menuturkan kondisi saat ini warga yang mempunyai tanah, lahan yang akan digunakan oleh perusahaan tersebut sudah dilakukan pembayaran, ada beberapa yang sudah lunas, ada beberapa yang belum.

Menurut dia, investasi ini menjadi angin segar bagi Kabupaten Temanggung untuk mendapatkan sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

"Progres saat ini hampir 50 persen administrasi tanah sudah diselesaikan dan akan diselesaikan 50 persen lagi. Jadi harapan kami di akhir bulan ini semua administrasi pertanahan sudah selesai," katanya.

Ia menyampaikan setelah administrasi pertanahan selesai nanti satu atau dua bulan akan melalui perizinan yang dikomandoi oleh DPMPTSP, proses pembangunan pabrik dimulai sekitar bulan Mei atau Juni 2026.

"Harapan di pihak investor di akhir Desember 2026 atau paling lama Januari 2027 sudah mulai beroperasi dengan kurang lebih menyerap tenaga kerja 9.000 orang, harapan kami sebagian besar untuk warga Kabupaten Temanggung," katanya.

Ia mengatakan perusahaan ini akan memproduksi garmen berupa jersi atau kaus-kaus olahraga untuk diekspor keluar negeri.

Baca juga: Pemprov siapkan Trans Jateng koridor Magelang-Temanggung

Baca juga: Lima Koperasi Merah Putih dibangun di Temanggung

Baca juga: Kenaikan PBB-P2 Kabupaten Temanggung tahun 2025 sekitar 4,8 persen.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |