Pemkab Bangkalan kirim personel bantu penangan erupsi Semeru

2 months ago 25

Bangkalan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur mengirim sebanyak 12 personel guna membantu penanganan korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang.

"Malam ini ke-12 personel relawan penanggulangan bencana ini telah tiba di Lumajang dan sudah bergabung dengan petugas penanganan bencana setempat," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bangkalan Zainu Qomar di Bangkalan, Jumat malam.

Qomar menjelaskan, ke -12 relawan dari Kabupaten Bangkalan itu dari sejumlah organisasi kebencanaan dan kepemudaan di Bangkalan, termasuk anggota BPBD Pemkab Bangkalan.

"Ke 12 personel yang kami kirim ke Lumajang ini terdiri atas sembilan orang pria dan tiga orang wanita," katanya.

Menurut Qomar, tugas mereka melakukan pendataan penyintas, distribusi bantuan, pembersihan material vulkanik, mendirikan dapur umum serta membantu proses trauma healing sederhana untuk anak-anak dan keluarga korban.

"Keputusan mengirim relawan ini merupakan bagian dari respons cepat Pemkab Bangkalan terhadap tragedi erupsi Semeru. Selain mendistribusikan logistik, keterlibatan komunitas relawan menunjukkan bahwa solidaritas antar daerah tetap kuat, meskipun Bangkalan sendiri tidak terdampak langsung," katanya.

Selain mengirim relawan penanggulangan bencana, Pemkab Bangkalan juga mengirim bantuan kebutuhan bahan pokok korban terdampak bencana.

"Semoga, meski bantuan ini sedikit meringankan penderitaan korban dan memperkuat ikatan antara sesama warga Nusantara, dan ini juga sebagai bukti bahwa kita memiliki komitmen dan kepedulian atas musibah yang terjadi dan menimpa saudara-saudara kita di sana," katanya.

Baca juga: Pakar Vulkanologi: Hujan picu efek botol soda perkuat erupsi Semeru

Baca juga: Zita Anjani pastikan penanganan dampak erupsi Semeru berjalan baik

Baca juga: Pemkab Lumajang luncurkan kontra-narasi cepat tangkal hoaks Semeru

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |