Pemkab Agam pasang rambu petunjuk-peringatan di jalur ke Bukittinggi

6 days ago 4
Kondisi jalan di Agam ada beberapa titik terban dampak bencana hidrometeorologi

Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, memasang rambu-rambu petunjuk jalur alternatif dan peringatan untuk membantu para pengendara melewati daerah tersebut saat arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kita telah memasang rambu petunjuk dan peringatan di seluruh ruas jalan di Agam," kata Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Agam Apriwandi Arlius didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Agam Gani Basya di Lubuk Basung, Minggu.

Ia mengatakan rambu petunjuk jalan itu telah dipasang di jalan alternatif menuju Bukittinggi untuk mengurangi macet di daerah yang rawan macet itu.

Baca juga: Pemkab Agam sediakan jalur alternatif antisipasi kemacetan saat mudik

Sedangkan rambu peringatan, kata dia, dipasang berupa peringatan rawan longsor, tanah terban, mendahului kendaraan dari bawah, dan lainnya.

Ia mengatakan rambu-rambu tersebut untuk memberitahukan kondisi ruas jalan yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025 itu.

"Kondisi jalan di Agam ada beberapa titik terban dampak bencana hidrometeorologi," katanya.

Baca juga: Puncak arus mudik Padang-Bukittinggi diperkikan H-3 hingga H-1 Lebaran

Ia mengatakan pemasangan rambu-rambu tersebut untuk memberikan panduan visual bagi pengendara dan sebagai upaya preventif guna meningkatkan keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas, khususnya menjelang lonjakan arus kendaraan pada periode libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

"Keselamatan pengendara adalah prioritas kami. Mari jadikan Idul Fitri 1447 Hijriah ini penuh kenangan indah tanpa ada kendala di jalan," katanya.

Ia menambahkan ruas jalan provinsi menghubungkan Kota Padang menuju Bukittinggi melalui Sicincin-Malalak-Balingka belum bisa dilalui kendaraan berdasarkan rekomendasi PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sebagai pelaksana perbaikan jalan di lokasi itu.

Rekomendasi tersebut akibat tanah masih labil, licin, dan sering terjadi longsor saat hujan.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |