Tapanuli Tengah-Sumatera Utara (ANTARA) - Jumlah pengunjung Kawasan Pantai Pandan, Tapanuli Tengah pada libur Lebaran 2026, mengalami penurunan hingga mencapai 50 persen, dibandingkan dengan momen libur Lebaran di tahun-tahun sebelumnya.
Pada H+2 Lebaran 2026, kunjungan masyarakat yang melakukan rekreasi di Pantai Pandan ini berkisar 300 orang. Tahun lalu, di waktu yang sama bisa mencapai lebih dari 900 atau pun 1.000 pengunjung dalam satu harinya.
“Beginilah situasinya agak sepi, meski masih libur Hari Raya. Ini karena juga dampak dari bencana sepertinya jadi masyarakat sibuk bersihkan rumah atau memang juga takut kan,” kata Sutrisno yang merupakan petugas pengelola wisata Pantai Pandan, Tapanuli Tengah, kepada ANTARA, Minggu.
Baca juga: Lalu lintas Kelok 44 Maninjau terpantau lancar meski ada tiga titik terban
Baca juga: Hangatnya Idul Fitri di Desa Agusen, Aceh bersuhu 13 derajat Celcius
Menurut dia, sepinya pengunjung terlihat dari jumlah penyewaan tiker yang semakin berkurang. Pada umumnya, masyarakat yang berkunjung ke lokasi Pantai Pandan selalu menyewa tiker yang digelar pengelola, meski mereka diperbolehkan membawa alas sendiri.
Dia melanjutkan bahwa kondisi saat ini terlihat berbeda dengan Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Menurut pengakuan dia, penyewaan tiker dalam sehari bisa mencapai 100 lebih.
“Sekarang ini baru ada 30 tiker saja yang kami sewakan. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya cukup ramai sekali. Masyarakat yang datang juga paling hanya 300 saja saat ini,” ujar dia.
Kondisi Pantai Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada saat momen libur Lebaran 2026. (ANTARA/Chairul Rohman)
Pantai Pandan merupakan wisata ikonik di kawasan tersebut. Setiap tahun di momen libur Lebaran, bisa dikunjungi hingga ribuan masyarakat dalam satu harinya.
Penurunan ini juga dirasakan oleh Muhammad, seorang penyedia jasa permainan air seperti Banana Boat, yang penjualan jasanya juga alami penurunan drastis. Pada tahun ini, masyarakat yang menyewa jasa ini hanya berkisar 5 sampai dengan 10 kali jalan dalam satu hari.
“Kalau Lebaran tahun-tahun lalu, itu bisa sampai 15 kali jalan kami dalam sehari, ini baru dapat 5 sampai siang ini,” kata Muhammad.
Penyewaan Banana Boat di Pantai Pandan ini memiliki harga yang cukup beragam. Banana boat yang disewakan berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp30 ribu dalam sekali jalan untuk satu orangnya.
Pantauan tim ANTARA, Pantai ini memang tampak lengang. Terlihat pula banyaknya tiker-tiker yang digelar oleh pengelola menganggur tidak terpakai.
Baca juga: Rojali bangkit dari bencana banjir bandang lewat dapur umum Baznas
Baca juga: Festival rakik-rakik, cahaya yang menyala di tengah luka Maninjau
Baca juga: Korban bencana di Aceh Barat sepakat huni huntara setelah Idul Fitri
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026


















































