Pemerintah perkuat SDM, sertifikasi dan ekspor industri kreatif

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri kreatif nasional, termasuk sektor kecantikan, melalui berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan daya saing global.

"Pemerintah akan hadir dalam penguatan SDM, fasilitasi sertifikasi, perlindungan kekayaan intelektual, hingga pendampingan ekspor dan promosi internasional," ujar Teuku Riefky Harsya dalam perayaan 10 tahun jenama perawatan kulit MS Glow yang bertema "The Authentic 1 Decade" yang digelar di Jakarta, Sabtu (8/2).

Penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi kunci agar industri kreatif Indonesia mampu bersaing di pasar global, tidak hanya dari sisi kualitas produk, tapi, juga tata kelola bisnis, inovasi, dan keberlanjutan usaha.

Baca juga: Baznas DKI terima donasi Rp1miliar dari J99 Corp dan MS Glow

Menekraf juga menekankan pentingnya kesetaraan akses bagi perempuan pelaku usaha dalam pengembangan industri kreatif. Menurut dia, perempuan memiliki peran strategis dalam pertumbuhan sektor ini, khususnya di industri kecantikan yang berbasis pada kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan.

"Kami juga ingin memastikan perempuan pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan menjadi pemimpin di industrinya," kata dia.

Pemerintah akan terus mendorong sinergi antara pelaku industri, komunitas, dan sektor swasta agar ekosistem ekonomi kreatif nasional tumbuh lebih inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada pasar global.

MS GLOW Beauty merayakan 10 tahun perjalanannya di industri kecantikan nasional dengan merefleksikan perjalanan pertumbuhan merek sekaligus mempertegas komitmen membangun ekosistem bisnis berkelanjutan bersama para mitra.

Perayaan tersebut dihadiri jajaran pendiri MS GLOW, mitra bisnis dari berbagai daerah, serta perwakilan pemerintah, di antaranya Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono dan Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya. Sejumlah pimpinan organisasi seperti DEKOPIN, Kadin, dan HIPMI juga turut hadir.

Pendiri MS GLOW Shandy Purnamasari dalam keterangannya pada Selasa mengatakan, tema "Authentic" mencerminkan nilai kejujuran, transparansi, dan konsistensi yang menjadi fondasi pertumbuhan perusahaan selama satu dekade terakhir.

"Hari ini menjadi momen penting bagi MS GLOW. ''Authentic bukan hanya tentang menjadi diri sendiri, tetapi tentang kejujuran, transparansi, dan konsistensi dalam setiap langkah. Terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin selama 10 tahun," ujar Shandy.

Baca juga: J99 Corp. klaim pekerjakan 80 persen wanita di lini bisnisnya

Pendiri MS Glow lainnya Gilang Widya Pramana menegaskan bahwa perayaan satu dekade ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal fase baru pengembangan bisnis.

"Sepuluh tahun ini bukan garis finis, melainkan awal dari babak baru. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat budaya perusahaan yang autentik, serta tumbuh bersama mitra dan karyawan," kata dia.

MS GLOW mencatatkan pencapaian dengan menerima rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai merek produk kecantikan dengan kegiatan sosial terbanyak dalam kurun 10 tahun. Selain itu, perusahaan memperoleh apresiasi dari Kementerian Ekonomi Kreatif atas kontribusinya dalam pengembangan industri kecantikan dan ekonomi kreatif nasional.

Sejak berdiri, MS GLOW telah membangun jaringan lebih dari 25.000 mitra di seluruh Indonesia yang menjadi penggerak utama pertumbuhan merek. Perusahaan juga menegaskan posisinya sebagai fondasi lini bisnis di bawah naungan J99 Corp.

Baca juga: Menekraf dorong industri kecantikan lokal jadi bagian ekspor nasional

Baca juga: Radio Ekraf Bandung mendorong pengembangan talenta kreatif dari daerah

Baca juga: Ajang kompetisi jadi wadah eksperimen talenta digital kembangkan gim

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |