Pelatih Port FC kecewa gagal ke semifinal Piala Presiden 2026

5 hours ago 1

Surabaya (ANTARA) - Pelatih Port FC Sarawut Treephan mengaku kecewa timnya gagal melaju ke semifinal Piala Presiden 2026 setelah kalah 1-2 dari Persebaya Surabaya pada laga terakhir Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu malam.

"Tentu kami sangat kecewa tidak lolos. Kami kehilangan satu pemain di babak kedua dan kebobolan dengan cara yang terlalu mudah," kata Sarawut dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurut Sarawut, kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi timnya setelah kembali ke Thailand, terutama dalam mengantisipasi situasi setelah kehilangan satu pemain dan memperbaiki organisasi pertahanan agar tidak mudah kebobolan.

Selain mengevaluasi performa tim, ia mengatakan Port FC juga akan memantau kondisi sejumlah pemain yang mengalami cedera, agar dapat segera menjalani proses pemulihan.

Baca juga: Persebaya akhiri perlawanan Port FC 2-1 di Piala Presiden 2026

Sementara itu, penjaga gawang Port FC Michael Falkesgaard menilai seluruh tim peserta Piala Presiden memiliki kualitas yang baik sehingga turnamen berlangsung dengan persaingan ketat.

Ia mengakui Port FC tidak mampu menampilkan performa terbaik dalam dua pertandingan terakhir, terlebih tim masih menjalani proses pembentukan skuad dengan banyak pemain baru.

"Kami menghormati semua tim di sini. Tidak mudah bermain di Indonesia. Kami sudah berusaha, tetapi hari ini bukan hari kami," katanya.

Falkesgaard menambahkan situasi menjadi semakin sulit setelah Port FC harus bermain dengan 10 pemain saat tertinggal 1-2 sehingga upaya mengejar ketertinggalan tidak membuahkan hasil.

Menjelang tampil pada kompetisi Asia, ia juga menilai klub-klub Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di level internasional.

"Saya melihat banyak potensi pada tim-tim di Indonesia. Mereka sangat kuat dan saya yakin bisa memberikan perlawanan sengit di kompetisi Asia," ujarnya.

Baca juga: Pelatih: Persebaya perlu evaluasi meski juara Grup B Piala Presiden

Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |