Pelatih Madura takjub dengan SUGBK, teringat stadion di Piala Dunia

2 weeks ago 7

Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala Madura United Carlos Parreira mengaku takjub dengan kemegahan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menjelang laga melawan tuan rumah Persija Jakarta dalam pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 pada malam ini pukul 19.00 WIB.

Saat melihat kemegahan stadion berkapasitas hampir 80.000 penonton itu, Parreira langsung teringat momen dirinya merasakan atmosfer stadion-stadion tempat pertandingan Piala Dunia 2010 saat ia menjadi asisten pelatih timnas Afrika Selatan dan juga di Piala Dunia 2014 ketika dirinya menjadi analisator bersama timnas Brasil.

"Stadion ini (SUGBK) luar biasa. Saya punya kesempatan bekerja di Piala Dunia 2010 bersama timnas Afrika Selatan, kami tampil di laga pembuka Piala Dunia 2010 dan pada (Piala Dunia) 2014, saya juga menjadi bagian staf teknis timnas Brasil dan saya mengunjungi beberapa stadion," kata pelatih asal Brasil itu pada jumpa pers prapertandingan di Jakarta, Kamis.

"Namun stadion ini (SUGBK) sungguh membuat saya takjub. Saya tidak terkejut sebenarnya karena sudah tahu tentang stadion ini tapi tetap ini sangat mengagumkan," tambah dia.

Baca juga: Jadwal Super League: Persib jamu PSBS, Persija tantang Madura United

Pelatih 44 tahun itu bahkan sampai melakukan swafoto untuk mengabadikan momen dirinya di SUGBK. "Saya mengambil beberapa foto karena saya butuh untuk mengunggahnya (di media sosial) karena (tampilannya) sangat cantik," kata dia.

Parreira baru menakhodai Madura dalam enam pertandingan yang hanya berbuah satu kemenangan. Satu-satunya kemenangan yang didapatkan Laskar Sape Kerab ini terjadi pada pertandingan melawan tim yang berada di zona degradasi, yaitu Semen Padang, ketika mereka menang telak 5-1.

Persija dan Madura terpaut jauh di klasemen sementara, dengan Macan Kemayoran ada di peringkat ketiga dengan 35 poin, sementara Madura di papan bawah, tepatnya di peringkat 14 dengan 17 poin.

Kendati demikian, Parreira mengatakan timnya tidak takut menghadapi tim kesayangan The Jakmania tersebut. "Saya berharap, para suporter Persija datang (ke GBK) dan membawa energi untuk pertandingan ini. Hal itu juga akan memotivasi tim kami meski berstatus tim tamu, kami ingin suporter lawan membuat atmosfer yang berisik," kayta dia.

"Hal itu akan meningkatkan pertunjukan dalam pertandingan. Ini sangat bagus dan saya sangat tidak sabar untuk merasakan (atmosfer) stadion. Saya sangat senang bisa ada ke sini," tambah dia.

Baca juga: Noah Wail Sadaoui tak sabar bela Dewa United

Baca juga: Persis Solo bidik hasil maksimal kontra Borneo FC

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |