Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) membeberkan program kompetisi berjenjang untuk mencetak atlet-atlet muaythai Indonesia yang berkualitas, saat menemui Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
"Mulai tahun ini PBMI akan adakan kejuaraan usia muda yang digelar di daerah-daerah hingga kompetisi nasional," kata Sekretaris Jenderal PBMI Azwan Karim dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dalam kunjungan yang dipimpin Ketua Umum PBMI La Nyalla Mattalitti, pihaknya memaparkan terkait rencana kompetisi berjenjang yang akan digelar pada 2026.
Baca juga: Muay Thai Indonesia bawa pulang satu perak dan empat perunggu
Karim menjelaskan bahwa pada tahapan awal, kejuaraan muaythai di daerah akan diselenggarakan di lima provinsi mulai Juli mendatang. Peserta yang boleh berpartisipasi adalah atlet muda berstatus amatir yang berusia 12 hingga 24 tahun
PBMI sedang dalam proses finalisasi untuk menentukan lima provinsi yang menjadi tuan rumah.
"Semua program sedang kami matangkan agar bisa mencetak atlet berkualitas untuk bawa nama harum Indonesia di ajang internasional," katanya.
Azwan menjelaskan bahwa selain memutar kejuaraan di lima provinsi, PBMI juga akan menghadirkan kompetisi level nasional yang diikuti para atlet elite dengan usia 18 sampai 40 tahun.
PBMI juga memperkenalkan rencana lainnya dalam pengembangan atlet muaythai kepada Menpora Erick Thohir. Mulai tahun ini, para atlet muaythai akan disibukkan dengan kegiatan Nyala Laga Series (NLS) yang akan bergulir pada Agustus mendatang.
Baca juga: Tim muaythai Indonesia kandas di perempat final ISG Riyadh 2025
Dengan status Introduction Series, Nyala Laga Series akan berlangsung di dua provinsi. Dalam pengembangan jangka panjang, pelaksanaan ajang ini akan bekerja sama dengan federasi muaythai dunia atau IFMA dan WMC.
Azwan menambahkan puncak dari perjalanan mencetak atlet berkualitas ini adalah persaingan di level tinggi pada Kejuaraan Asia Muaythai yang akan digelar di Jakarta pada tahun ini.
Dia menyebutkan sekitar 400 atlet dari kurang lebih 25 negara akan ambil bagian dalam ajang tersebut yang akan digelar selama enam hari.
Dengan program berjenjang ini, Azwan berharap kiranya para atlet termotivasi dalam berlatih. "Mereka bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk membawa harum nama bangsa di ajang internasional," katanya.
Baca juga: Ketua Umum PB Muaythai apresiasi Menpora yang cabut Permenpora 14
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































