Otorita: ASN muda jadi motor penggerak pemindahan ibu kota Indonesia

1 month ago 7
"ASN muda menjadi fokus pemindahan ibu kota ke IKN, generasi muda harus jadi motor penggerak perubahan,"

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebutkan Aparatur Sipil Negara (ASN) muda menjadi motor penggerak pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

"ASN muda menjadi fokus pemindahan ibu kota ke IKN, generasi muda harus jadi motor penggerak perubahan," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya menyangkut kesiapan ASN IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu.

Pembangunan IKN bukan hanya tentang bangunan baru tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal, dia, IKN menjadi ekosistem pemerintahan dan kehidupan kota yang benar-benar baru untuk Indonesia.

Sehingga perlu dilakukan penguatan kesiapan dan kesatuan langkah ASN Otorita IKN mengawal transformasi kelembagaan IKN sebagai pusat pemerintahan 2028.

ASN muda motor perubahan untuk menjadikan kawasan IKN sebagai ekosistem pemerintahan dan ekonomi, jelas dia, termasuk bagi masyarakat lokal sekitar.

Otorita IKN menyatukan langkah
dan komitmen seluruh pegawai dalam mengawal pembangunan ibu kota yang berkelanjutan, modern, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

"ASN yang bertugas di IKN diharapkan tidak hanya mengelola sistem, tetapi ikut membentuk wajah ibu kota baru Indonesia," katanya

ASN generasi milenial dan Gen Z menjadi prioritas pemindahan ibu kota Indonesia ke IKN, timpal dia lagi, karena dinilai lebih adaptif terhadap teknologi dan sistem kerja digital menjadi motor penggerak birokrasi yang lebih ramping, cepat, dan transparan.

Hingga kini lebih kurang 1.100 pegawai bertugas di Otorita IKN, pemerintah pusat
menargetkan pada 2028nseluruh fungsi pemerintahan pusat telah beroperasi penuh di IKN, demikian Basuki Hadimuljono​​​​​​.

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |