Jakarta (ANTARA) - Tim Indonesia Onic harus menelan kekalahan dari wakil Eropa Timur, Team Spirit, pada babak Swiss Stage 3, di Jakarta, Selasa, menyisakan satu harapan untuk dapat lolos ke Knockout Stage kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang-Bang M7 World Championship.
Onic yang diperkuat oleh Lutpiii, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Skylar tak mampu menghalau Team Spirit yang bermain dalam pertandingan berformat best of one tersebut.
"Pertandingan ini sangat penting, kami fokus mencari kemenangan tidak peduli siapa lawan kami," ujar salah seorang pemain Team Spirit, Sawo, setelah mengalahkan tim favorit tuan rumah, seperti disiarkan kanal resmi MPL Indonesia.
Pada awal gim, Onic bermain dominan dan mampu mengimbangi permainan agresif Team Spirit. Kairi bahkan mendapatkan turtle pertama, meskipun tim yang berbasis di Serbia itu mendapatkan first blood dari Lutpiii yang kemudian diikuti dengan eliminasi Kiboy.
Pertukaran poin eliminasi dibalas oleh Onic. Lutpiii kemudian mendapatkan Sawo, lalu Skylar mendapatkan Sunsetlover.
Point kill ketiga bagi Onic didapatkan oleh Lutpiii yang sukses mengeliminasi Kidbomba. Onic kemudian mendapatkan lord kedua dengan mulus.
Pertandingan sempat terjeda karena isu teknis. Team Spirit kemudian mengambil alih turtle ketiga, dan sejak saat itu mereka menjadi tak terbendung.
Team Spirit mulai mengumpulkan poin eliminasi lebih banyak. Kidbomba mampu menghentak mundur para pemain Onic untuk mengamankan lord pertama bagi tim Eropa Timur itu.
Baca juga: Alter Ego genggam tiket Knockout Stage M7 World Championship
Dominasi Team Spirit semakin menjadi ketika berhasil mengamankan lord kedua, yang mulai memasuki base Onic pada menit ke-14.
Onic yang dalam mode bertahan mulai kehilangan Lutpiii yang menjadi target pertama Sawo dkk. Mereka kemudian dengan cepat melakukan wiped out untuk melumpuhkan base Onic.
Dengan hasil tersebut, Onic hanya memiliki sisa satu "nyawa" untuk bertahan di M7 World Championship. Tim berjuluk Landak Kuning itu mau tidak mau harus memenangi babak Swiss Stage 4 untuk dapat melaju ke babak Knockout Stage yang akan dimulai pekan depan.
Onic memenangi babak Swiss Stage 1 pada Sabtu pekan lalu dengan mengalahkan tim Turki Boostgate Esports. Namun, Sanz dkk kalah dari YG pada babak Swiss Stage 2 sehari kemudian.
Selain Onic, Indonesia memiliki Alter Ego yang telah lebih dulu mengamankan tempat di Knockout Stage dengan tiga kemenangan beruntun.
Perjalanan Alter Ego dalam mencapai babak Knockout Stage terbilang mulus. Nino dkk menumbangkan tim Filipina Aurora Gaming pada laga pembuka Sabtu pekan lalu.
Dua hari kemudian mereka mengalahkan Black Sentence Esports dari Chile pada babak Swiss Stage 2. Alter Ego menggenggam tiket Knockout Stage setelah mengalahkan tim Myanmar Yangon Galacticos (YG) 2-0 pada babak Swiss Stage 3, Senin (12/1).
Baca juga: Wamenekraf: M7 World Championship perkuat kolaborasi lintas sektor
Baca juga: Kejuaraan dunia Mobile Legends M7 resmi dibuka di Jakarta
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































