MilkLife Soccer 2025-2026 Seri 2 tambah dua kota di Kalimantan

2 weeks ago 6

Jakarta (ANTARA) - Turnamen sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2025/2026 Seri 2 resmi menambah Samarinda dan Banjarmasin sebagai kota penyelenggaraan.

Dengan penambahan tersebut, MLSC kini digelar di 12 kota di Indonesia.

“MilkLife Soccer Challenge dirancang sebagai program jangka panjang. Setelah Seri 1 berjalan di 10 kota, kami melanjutkan ke Seri 2 agar peserta memiliki kepastian kompetisi yang berkelanjutan,” kata Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono, dalam keterangan tertulis, Rabu.

Seri 2 MLSC 2025–2026 didukung oleh Bayan Peduli untuk pelaksanaan di Kalimantan. Turnamen ini mempertandingkan kelompok usia 8, 10, dan 12 tahun, dan digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife.

Teddy mengatakan keberlanjutan turnamen menjadi bagian penting dalam pembinaan sepak bola putri sejak usia dini.

Ia menjelaskan, penambahan Samarinda dan Banjarmasin bertujuan memperluas basis pembinaan di luar Pulau Jawa, seiring tingginya minat dan potensi sepak bola putri di Kalimantan. MLSC Seri 2 juga melibatkan mantan pelatih tim nasional Indonesia Jacksen Ferreira Tiago sebagai Head Coach bersama Timo Scheunemann.

Menurut Teddy, penyelenggaraan MLSC memberikan dampak terhadap tumbuhnya ekosistem sepak bola putri, ditandai dengan meningkatnya jumlah sekolah dan sekolah sepak bola (SSB) putri di daerah penyelenggara.

Sementara itu, Group Brand Head Dairy PT Global Dairi Alami selaku produsen MilkLife, Vanessa Ingrid Pamela, menyatakan dukungan terhadap MLSC merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui olahraga.

“Kami melihat MLSC bukan hanya turnamen, tetapi sebuah gerakan bersama yang melibatkan atlet, sekolah, orang tua, hingga klub sepak bola di daerah,” ujarnya.

Dukungan di Kalimantan diberikan oleh Bayan Peduli, program tanggung jawab sosial Bayan Group. Direktur PT Bayan Resources Tbk Merlin mengatakan MilkLife Soccer Challenge sejalan dengan komitmen perusahaan dalam pengembangan olahraga dan pembinaan atlet muda, khususnya sepak bola putri.

“Melalui Bayan Peduli, kami ingin berkontribusi memperkuat ekosistem sepak bola putri di Kalimantan dengan mendukung penuh penyelenggaraan MLSC di Samarinda dan Banjarmasin,” kata Merlin.

MilkLife Soccer Challenge mencatat peningkatan jumlah peserta setiap seri. Pada Seri 1 2024 tercatat 5.163 peserta, meningkat menjadi 10.051 peserta pada Seri 2 2024. Sementara pada Seri 1 2025–2026, jumlah peserta mencapai 17.492 siswi dari berbagai daerah.

Selain pertandingan 7 lawan 7 untuk kelompok usia 10 dan 12 tahun, MLSC juga menghadirkan Festival SenengSoccer untuk kelompok usia 8 tahun serta Skill Challenge. Setelah seluruh seri selesai, turnamen akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang mempertemukan pemain terbaik dari setiap kota.
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025–2026 dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, dengan format pertandingan 9 lawan 9.

Berikut jadwal MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025 – 2026:

​​​​​​​Semarang : 13 – 18 Januari 2026
Tangerang : 13 – 18 Januari 2026
Bandung : 27 Januari – 1 Februari 2026
Yogyakarta : 27 Januari – 1 Februari 2026
Solo : 10 – 15 Februari 2026
Jakarta : 10 – 15 Februari 2026
Samarinda : 23 – 26 April 2026 (by Bayan Peduli)
Bekasi : 28 April – 3 Mei 2026
Banjarmasin : 30 April – 3 Mei 2026 (by Bayan Peduli)
Kudus : 12 – 17 Mei 2026
Surabaya : 12 – 17 Mei 2026
Malang : 19 – 24 Mei 2026

Baca juga: MilkLife Soccer Challenge permudah PSSI siapkan bibit sepak bola putri

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |