Menteri UMKM dorong pemberian BHR 2026 bagi mitra ojol

3 weeks ago 10

Jakarta (ANTARA) - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong perusahaan transportasi berbasis digital (aplikator) untuk kembali memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada mitra pengemudi ojek daring/online (ojol).

“Ini adalah bagian dari petunjuk dan arahan dari Pak Presiden (Prabowo Subianto) bahwa ada keberpihakan dari platform digital dan semua perusahaan-perusahaan ojek online untuk bisa memberikan tali asih, bentuk rasa empati dan kepedulian kepada saudara-saudara ojek online,” kata Menteri Maman saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Adapun BHR sendiri pertama kali dikenalkan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan No. M/3/HK.04.00/III/2025 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan Tahun 2025 bagi Pengemudi dan Kurir pada Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi yang diterbitkan pada Maret 2025.

Menteri UMKM menilai, BHR selain berfungsi sebagai tambahan pendapatan bagi mitra pengemudi, juga menjadi perekat hubungan baik antara perusahaan dan mitra.

Baca juga: PNM perkuat narasi pemberdayaan lewat “Perempuan Lentera Kehidupan” di MRT Bundaran HI

“Ada sebuah semangat untuk menjaga hubungan kemitraan yang baik, sehingga (BHR) tetap diberikan perusahaan ke teman-teman mitra, agar kemitraannya konstruktif dan keduanya tetap berkembang,” ujar Maman.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah, termasuk dalam hal ini Kementerian UMKM turut berupaya menjaga ekosistem perekonomian digital yang ditopang oleh aplikator, mitra pengemudi, dan pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di dalam platform tersebut.

Menurut Maman, ketiganya merupakan elemen yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena saling berkaitan.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |