Purwokerto (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan riset dan inovasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.
“Unsoed memiliki kekuatan riset yang luar biasa dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional, khususnya di bidang pangan dan energi. Inovasi-inovasi ini penting untuk menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya saat kunjungan kerja ke Unsoed Purwokerto di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
Ia menilai peran perguruan tinggi krusial dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui riset yang aplikatif dan berorientasi solusi.
Menurut dia, hasil riset Unsoed menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui sinergi dengan pemerintah pusat.
“Kami sangat mengapresiasi peran Unsoed dalam menghasilkan inovasi yang dapat diimplementasikan langsung oleh petani, peternak, dan pelaku UMKM pangan,” katanya.
Baca juga: Unsoed Purwokerto tingkatkan pemahaman masyarakat tentang produk halal
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq mengatakan Unsoed terus mendorong pengembangan riset dan inovasi yang dapat langsung diimplementasikan oleh petani, peternak, serta pelaku UMKM pangan, khususnya di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Ia menyebut sejumlah inovasi unggulan Unsoed, di antaranya Unsoed Closed House, kandang ayam petelur Merah Putih, klaster peternakan sapi potong, Sapi Amanah Farm, Pearl Millet, Padi Protani, Padi Inpari Unsoed 79 Agritan, Kedelai Garuda Merah Putih, pupuk NZEO-SRPlus dan NK, hingga teknologi Smart Greenhouse berbasis IoT dan PLTS.
Saat ini, Unsoed berstatus akreditasi Unggul dengan 105 program studi, tujuh di antaranya terakreditasi internasional serta didukung lebih dari 35 ribu mahasiswa dan 1.353 dosen.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rencana pengembangan jangka menengah Unsoed 2026–2030, meliputi pembangunan Pusat Riset Genomik, Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Pangan, serta Rumah Sakit Pendidikan.
Kunjungan kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas ke Unsoed juga dimanfaatkan untuk diskusi strategis terkait dengan peluang penguatan kerja sama antara Bappenas dan Unsoed.
Baca juga: Pakar Unsoed: Hari Gizi Nasional momentum evaluasi cegah stunting
Baca juga: Pakar Hukum: Pidana kerja sosial harus berdampak bagi masyarakat
Pewarta: Sumarwoto
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































