Menjaga Bukit Soeharto tetap bernapas

2 weeks ago 23
​Bukit Soeharto memegang peran vital bagi ekosistem Sepaku. Sudah sepatutnya kawasan ini kembali mengalirkan kesejukan, bukan menyisakan jeritan akibat kebakaran.

Nusantara (ANTARA) - Angin di lereng Bukit Tengkorak tak lagi sejuk. Bau asap samar kini menyusup di sela dedaunan, membawa pesan bahaya yang tak bisa diabaikan.

​Selama hampir seminggu, api menjadi ancaman nyata di kawasan yang seharusnya tenteram ini. Titik api terus berpindah-pindah, merambat dan meninggalkan jejak gosong di tanah serta pepohonan.

​Bukit Tengkorak yang terletak di Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, kini tampak merana usai terbakar. Area konservasi ini merupakan bagian vital dari Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, paru-paru hijau yang kian terhimpit oleh pesatnya pembangunan.

Di kawasan inilah beraneka flora dan fauna berlindung di balik jalinan akar-akar pohon tua penyangga tanah. Sayang, keasrian itu kini tertutup hamparan abu kelabu.

Di tengah sisa-sisa kebakaran, petugas Otorita Ibu Kota Nusantara bergerak teliti mengukur luas area yang terdampak.

​Meski angka pastinya belum terdata rapi, pemandangan di lapangan sudah cukup menyuarakan duka bahwa hutan telah rusak parah.

​Kondisi alam seolah memperparah keadaan. Fenomena El Nino membawa kekeringan panjang yang meretakkan tanah dan membuat dedaunan gersang berkerosak diterpa angin.

Bukit Soeharto bahkan belum sepenuhnya pulih dari luka masa lalu. Sejarah mencatat kebakaran hebat pernah melahap kawasan ini pada 1997, meninggalkan jejak kelam yang butuh puluhan tahun untuk kembali menghijau.

​Kini, di saat pemulihan belum usai, ancaman panas kembali menerjang. Alam yang rapuh itu kian rentan, bagai kaca tipis yang siap retak kapan saja.

Baca juga: IKN targetkan lima titik pembasahan udara cegah karhutla

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |