Mendes Yandri gagas donor darah dari desa untuk Indonesia

1 month ago 6
...Ini kegiatan terpuji karena darah bisa menyelamatkan nyawa

Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menggagas gerakan donor darah dari masyarakat desa untuk mencukupi kebutuhan darah di seluruh Indonesia.

Menurut Mendes Yandri, gerakan donor darah itu merupakan langkah penting untuk dilaksanakan secara rutin tidak terbatas pada kegiatan tahunan sebagai rangkaian acara Peringatan Hari Desa.

“Saya minta ini bukan hanya rangkaian Peringatan Hari Desa tapi kami akan membuat gerakan donor darah dari desa. Ini bukan gerakan satu atau dua desa tapi akan kami lakukan di seluruh desa akan menjadi gerakan donor darah dari desa,” kata dia di hadapan Wakil Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta Eko Witjaksono di Kantor Kemendes PDT Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, dia menyampaikan gagasan gerakan donor darah dari desa untuk Indonesia itu muncul berawal dari fakta banyaknya kebutuhan darah setiap tahunnya, yakni diperkirakan 5,6 juta kantong. Namun, persediaan darah yang dimiliki sering mengalami kekurangan sehingga perlu dibantu oleh masyarakat desa yang jumlahnya mendominasi wilayah Indonesia.

Untuk memastikan realisasi gagasan itu berjalan dengan lancar, Mendes Yandri akan berkolaborasi dengan kementerian/lembaga lain, seperti Kementerian Kesehatan, PMI, dan tenaga medis baik di pusat maupun kabupaten/kota. Pasalnya, ujar dia, masih banyak stigma masyarakat desa tentang efek rutinitas donor darah ini.

Baca juga: Menkes: PMI berperan penuhi kebutuhan 5,6 juta kantong darah per tahun

“Kami yakin dengan memperluas literasi tentang donor darah ke desa-desa maka warga desa, perangkat desa, BPD, insya Allah bisa secara sukarela menyumbangkan darah untuk Republik ini. Perlu kerja sama dengan orang-orang yang bisa dipercaya untuk menyampaikan bahwa program donor darah itu untuk kesehatan, bahwa donor darah itu sehat. Sehat untuk yang mendonorkan dan sehat untuk yang menerima donor,” ucap Mendes Yandri menjelaskan.

Sementara itu, Kemendes PDT telah melaksanakan langkah donor darah sebagai rangkaian dari Peringatan Hari Desa Tahun 2026. Kegiatan itu diikuti ratusan pegawai dari seluruh unit kerja. Kegiatan diawali dengan pendataan dan pemeriksaan kesehatan sehingga memastikan darah aman untuk transfusi dengan mendeteksi penyakit menular dan riwayat kesehatan.

Donor darah tersebut diapresiasi Wakil Ketua PMI DKI Jakarta Eko Witjaksono. Menurutnya, memasukkan donor darah sebagai bagian dari Peringatan Hari Desa 2026 merupakan langkah cerdas yang nilainya besar terlebih ketika melibatkan warga di 75.266 desa.

“Ini kegiatan terpuji karena darah bisa menyelamatkan nyawa. Maka, terima kasih kepada para pendonor yang secara sukarela mendaftar dan berkontribusi dalam kebaikan ini,” kata dia.

Baca juga: Jusuf Kalla: 93 persen kebutuhan darah nasional telah terpenuhi

Baca juga: Kebutuhan darah di DKI capai 1.200 kantong per hari

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |