Pelatih panjat tebing: Tim speed makin solid usai kasus oknum pelatih

1 hour ago 3
Mereka berlatih dengan lebih ceria, satu sama lain juga ada komunikasi, saling peduli, sudah sangat berbeda ketika sebelum saya masuk untuk melatih

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim panjat tebing disiplin speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menyebut kondisi timnya kini semakin solid setelah melewati dinamika internal yang sempat mencuat akibat kasus negatif yang melibatkan oknum pelatih sebelumnya.

Menurut dia, perubahan signifikan terlihat pada suasana latihan dan hubungan antaratlet yang kini lebih menyatu, serta saling mendukung satu sama lain dalam menjalani program persiapan menuju berbagai kejuaraan internasional.

"Mereka berlatih dengan lebih ceria, satu sama lain juga ada komunikasi, saling peduli, sudah sangat berbeda ketika sebelum saya masuk untuk melatih," kata Galar saat diwawancarai di tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim panjat tebing Indonesia, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu siang.

Baca juga: Tiga atlet panjat tebing Indonesia pastikan diri tampil di AG 2026

Dia menjelaskan, tim pelatih tetap mempertahankan standar operasional prosedur (SOP) yang dinilai sudah baik, sembari melakukan evaluasi terhadap aspek yang perlu diperbaiki agar kinerja tim semakin optimal.

Selain itu, pendekatan atau perubahan dalam pola komunikasi menjadi salah satu fokus utama pembenahan.

Galar menilai keterbukaan antara atlet dan pelatih kini meningkat, termasuk dengan kehadiran asisten pelatih putri yang membantu menjembatani komunikasi bagi atlet perempuan.

"Terus terkait atlet yang ingin izin dan lain-lainnya, sekarang kami komunikasikan bersama. Jadi keputusan tidak diambil hanya oleh satu orang atau saya sendiri saja," ujar dia.

Baca juga: Pernyataan FPTI terkait perkembangan kasus pelecehan seksual pelatnas

Mantan pelatih pelatda Jawa Timur itu menambahkan, setiap masukan atau kebutuhan atlet tetap melalui proses pertimbangan matang oleh tim pelatih, agar keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan kepentingan bersama. Dia melihat, hal yang tidak jauh berbeda juga terlihat untuk tim lead dan boulder.

Galar optimistis, dengan suasana yang lebih kondusif dan komunikasi yang terbuka, performa atlet speed Indonesia akan semakin meningkat dalam menghadapi agenda kompetisi mendatang.

Sebelumnya tim panjat tebing Indonesia diterpa masalah terkait adanya dugaan tindakan kekerasan fisik dan pelecehan seksual, yang melibatkan mantan pelatih tim panjat tebing Indonesia.

Kasus tersebut menyebabkan korban para mantan maupun atlet pelatnas. Saat ini proses penegakan hukum sedang dilakukan oleh pihak berwenang atau kepolisian.

Baca juga: Atlet panjat tebing Indonesia yang bersaing dalam Kualifikasi AG

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |