Menbud buka "Rendang untuk Sumatera", salurkan 17.000 paket rendang

7 hours ago 6

Depok (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon secara resmi membuka “Ramadhan of Food Performative: Rendang untuk Sumatera” di Makara Art Center, Universitas Indonesia, Depok, Minggu.

Program ini menyalurkan 17.000 paket rendang siap saji bagi warga terdampak bencana di Sumatera, sekaligus menegaskan gastronomi sebagai aksi solidaritas nasional.

Kegiatan kolaboratif antara Kementerian Kebudayaan, Marandang Institute, Direktorat Kebudayaan Universitas Indonesia, Dewan Kesenian Jakarta, dan berbagai pihak lainnya ini memadukan pangan dan seni pertunjukan, musik, puisi, hingga pameran etnografi dalam semangat solidaritas Ramadhan.

Dalam sambutannya, Fadli menyebut pendekatan tersebut sebagai inovasi budaya yang menggabungkan seni dan kepedulian sosial secara simultan, seraya menegaskan gastronomi sebagai objek pemajuan kebudayaan.

“Rendang atau randang dalam penyebutan Minang adalah bagian dari kekayaan budaya kita yang luar biasa. Variannya sangat banyak, bahkan di Sumatera Barat saja terdapat puluhan jenis rendang di berbagai kabupaten dan kota. Inilah kekayaan megadiversity Indonesia, termasuk dalam kuliner,” jelas Menbud melalui siaran pers.

Baca juga: Bundo Kanduang Pariaman masak 40 kg rendang untuk korban bencana

Ia juga menekankan nilai strategis rendang sebagai bantuan pangan karena berbasis bahan lokal, tahan lama tanpa pengawet, dan dapat langsung dikonsumsi tanpa pemanasan, sehingga relevan untuk situasi bencana dan rehabilitasi.

“Gotong royong adalah kunci. Kolaborasi lintas institusi seperti ini menunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan, kita dapat menghadirkan solusi nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” tambahnya.

Wakil Rektor UI Bidang Riset dan Inovasi, Hamdi Muluk, menyebut kegiatan ini merefleksikan falsafah Minangkabau “Tungku Tigo Sajarangan”.

“Kegiatan diplomasi budaya melalui rendang bukan hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara terdampak bencana. Ini adalah wujud kontribusi perguruan tinggi dan komunitas budaya bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Chef Aidil Usman menambahkan, gerakan ini menyiapkan 1,5 ton rendang dengan dukungan 26 wajan, 26 kompor gas, dan 26 tungku sebagai investasi fasilitas produksi berbasis gotong royong dan donasi masyarakat.

Baca juga: Bantu korban bencana Sumatera, seniman gelar aksi masak rendang
Baca juga: Sumbar kirim 1,5 ton rendang ke Aceh dan Sumatera Utara

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |