Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial mendorong percepatan digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan membentuk tim kerja lintas sektor guna memastikan bantuan lebih tepat sasaran di 42 kabupaten/kota yang menjadi lokasi uji coba.
Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico dalam rapat "Penguatan Pemanfaatan Data Lintas Sektor Piloting Digitalisasi Bansos" di Jakarta, Senin, mengusulkan agar tim kerja dari berbagai kementerian dan lembaga tersebut bekerja secara intensif di satu lokasi yang sama setiap hari.
“Ini menjadi bagian dari upaya kami menjawab persoalan data agar bansos benar-benar tepat sasaran. Harus langsung dikumpulkan, dikonsolidasikan, dan dieksekusi. Kami siap menyiapkan tempat supaya tim bisa bekerja tiap hari dalam satu lokasi,” kata dia.
Hingga saat ini, sistem digitalisasi bansos telah berjalan sekitar 80 persen dari target. Namun, Robben mengakui masih terdapat kendala pada aspek kualitas dan kelengkapan data lintas sektor yang perlu disinkronkan.
Untuk menjaga akuntabilitas, Kemensos juga mengusulkan keterlibatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam proses pengawasan dan audit sejak tahap awal.
“Kita ingin dari awal ini dikawal, supaya hasil akhirnya benar-benar bersih dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata dia merujuk pada program bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan komitmennya untuk memantau langsung pelaksanaan tim kerja lintas sektor tersebut sejak hari pertama guna memastikan transformasi digital perlindungan sosial berjalan efektif.
Berdasarkan data DEN, agenda transformasi digital ini berpotensi diperluas mengingat saat ini terdapat 197 program bantuan dan subsidi yang tersebar di 38 kementerian/lembaga.
Sebagai bentuk komitmen, pada pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan naskah kesepakatan mengenai penguatan data lintas sektor untuk mendukung kelancaran piloting digitalisasi di 42 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Baca juga: Kemensos dan Pemprov Sulteng perkuat koordinasi pemutakhiran DTSEN
Baca juga: Menkes ungkap warga terkaya masuk daftar penerima bantuan iuran JKN
Baca juga: Kemensos-Agrinas matangkan skema berdayakan PKH Koperasi Merah Putih
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































