Unhas siapkan Prodi AI hadapi perkembangan zaman

1 hour ago 1

Makassar (ANTARA) - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Jamaluddin Jompa (JJ) mengatakan pihaknya menyiapkan Program Studi Artificial Intelligence (AI) dalam merespons perkembangan zaman yang semakin canggih.

Prof JJ di Makassar, Senin, mengatakan penting menyiapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi perubahan-perubahan yang begitu cepat agar Unhas selalu bisa beradaptasi dengan tantangan yang ada.

Baca juga: Rektor Unhas: Tidak ada kenaikan UKT tahun 2026

Selain pemanfaatan kecerdasan buatan yang semakin dahsyat, kata dia, Unhas juga fokus dalam pemanfaatan robotik yang semakin canggih agar memberikan dampak bagi masyarakat, terutama dalam kaitannya dengan ketahanan pangan. "Kita siapkan pertanian modern dengan mengadopsi berbagai teknologi terbaru dan ikut mengembangkan drone," katanya.

Bentuk intelektualnya adalah bagaimana menanam padi melalui drone itu adalah betul-betul murni, karena kebutuhan Indonesia.

"​Saya kasih contoh drone. Drone itu bukan kami membeli, tapi kami membuat, dan itu negara lain belum punya, bahkan ada beberapa negara yang sudah ingin mencontoh walaupun komponennya memang masih sebagian dari luar," ujarnya setelah pelantikan dirinya sebagai Rektor Unhas untuk periode 2026-2030.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan dukungan kampus dalam Asta Cita yang merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca juga: Unhas gandeng Korsel dalam inovasi rumput laut berkelanjutan

Baca juga: Unhas- Anhui Fuxin kolaborasi tarik mahasiswa asing asal Tiongkok

​Menurut dia, Asta Cita yang merupakan program inti Presiden juga menjadi bagian dari program kampus untuk mendukung percepatan pencapaian, dan terkhusus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekaligus ikut menyelesaikan tantangan atau masalah yang dihadapi oleh bangsa, baik itu oleh pemerintah, industri maupun masyarakat dan juga dunia pendidikan.

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |