Mahasiswa STIK perbaiki rumah korban banjir bandang di Aceh Barat

6 hours ago 2

Meulaboh (ANTARA) - Mahasiswa S-1 STIK Angkatan ke-83/WPS Sindikat VII memperbaiki sebuah rumah masyarakat korban banjir bandang di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.

“Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata pengabdian dan empati terhadap masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan kepada wartawan di Meulaboh, Sabtu.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa melakukan perbaikan rumah milik seorang janda yang hidup seorang diri bernama Nur Khomari, yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir.

Kapolres mengatakan kehadiran para mahasiswa di Aceh Barat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi warga yang terdampak agar tetap semangat menjalani kehidupan sehari-hari.

Suasana kebersamaan terlihat jelas saat mahasiswa bersama warga saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan, mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi budaya masyarakat Indonesia.

Baca juga: Pemkab Bener Meriah berupaya maksimal buka akses jalan di perkebunan

Yhogi Hadisetiawan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan para mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan semangat pengabdian Polri kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para calon perwira dalam memahami kondisi sosial di lapangan.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa STIK di tengah masyarakat merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap persoalan sosial.

Ia menegaskan bahwa bencana alam tidak hanya meninggalkan dampak fisik, tetapi juga dampak psikologis bagi korban, sehingga kehadiran aparat dan calon perwira Polri sangat penting untuk memberikan rasa aman dan dukungan moril.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat. Kami berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk turut berpartisipasi membantu warga yang membutuhkan.

Dengan kolaborasi dan solidaritas bersama, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif, katanya.

Baca juga: BWS Sumatera fokus normalisasi sungai Pidie Jaya pascabencana

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |