Lupakan 13 gelar juara, Iran sebut edisi tahun ini untuk regenerasi

1 week ago 9

Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas futsal Iran Vahid Shamsaee tak ingin berbicara banyak soal kans menjadi juara untuk ke-14 kalinya di Piala Asia Futsal yang tahun ini digelar di Indonesia.

Shamsaee mengaku bahwa ia membawa tim baru di Piala Asia Futsal 2026 untuk regenerasi tim. Tim ini, kata dia, berbeda saat Iran menjadi juara di Thailand pada Piala Asia Futsal 2024 dan juga bermain di Piala Dunia Futsal 2024 di Uzbekistan.

“Kami tidak bisa hidup di masa lalu,” kata Shamsaee pada jumpa pers pra-pertandingan, Selasa.

“Kemenangan terakhir sudah berlalu. Dalam tiga tahun terakhir, terutama setelah Piala Dunia terakhir, kami melakukan banyak perubahan dalam tim," tambah dia.

Regenerasi ini, kata Shamsaee, demi menjaga dan meningkatkan level timnya di Asia maupun dunia. Setelah Piala Asia Futsal 2026, turnamen bergengsi untuk futsal se-Asia ini akan digelar pada 2028, yang menjadi edisi kualifikasi menuju Piala Dunia Futsal 2028.

Baca juga: Tim-tim di Grup A sudah siap bertarung di Piala Asia Futsal 2026

“Itu bagian dari proses dengan hadirnya pemain-pemain berbeda, tetapi turnamen ini sangat penting," kata pelatih 50 tahun itu.

Iran akan memulai kampanye di Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, pada besok Rabu (28/1), dari Grup D dengan melawan Malaysia, tim yang menurut pelatih mereka hanya memiliki delapan hari persiapan.

“Sejak saya mengambil alih, kami hanya punya delapan hari persiapan,” kata pelatih Malaysia, Addie Azwan.

“Kami tidak datang hanya untuk melengkapi peserta. Kami ingin menunjukkan bahwa futsal Malaysia berkembang dan kami bisa bertarung. Meski peringkat kami tidak bagus, kami ingin memberikan tantangan kepada tim-tim lain," tambah dia.

Baca juga: Futsal Indonesia targetkan lolos semifinal Piala Asia Futsal 2026

Sementara itu, laga lainnya dari Grup D melibatkan Afghanistan yang bersua Arab Saudi. Afghanistan, yang tampil mengejutkan pada debut mereka di edisi 2024 dengan mencapai perempat final, bertekad memulai turnamen ini dengan memberi kekalahan untuk Saudi.

“Ini grup yang berat, semua tim adalah tim kuat. Saya menghormati pelatih Arab Saudi, Andreu Plaza, yang selalu datang dengan strategi baru, dan akan menjadi tantangan untuk mengalahkannya," kata pelatih Afghanistan, Majid Mortezaie.

Membahas peta kekuatan tim di Grup D, pelatih Arab Saudi asal Spanyol, Andreu Plaza, mengatakan, “Saya melihat Iran dan Afghanistan lebih kuat di grup ini. Target saya adalah lolos ke perempat final, dan untuk itu kami harus memenangkan minimal dua pertandingan".

Baca juga: Pemain timnas futsal masih lapar prestasi usai raih emas SEA Games

Baca juga: Indonesia panggil 19 pemain futsal untuk TC Piala Asia 2026

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |