Lestari: Pelibatan perempuan dalam pelestarian budaya semakin mendesak

1 month ago 13
Secara tradisi, sejatinya perempuan memiliki peran sentral dalam pelestarian budaya dengan mewarisi nilai-nilai adat kepada generasi penerus sejak di lingkungan keluarga

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan pelibatan perempuan dalam upaya pelestarian budaya semakin mendesak, mengingat ancaman kepunahan budaya nasional yang semakin nyata.

“Secara tradisi, sejatinya perempuan memiliki peran sentral dalam pelestarian budaya dengan mewarisi nilai-nilai adat kepada generasi penerus sejak di lingkungan keluarga,” kata Lestari dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menyoroti data Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada 2024 yang mencatat bahwa 139 dari total 718 bahasa daerah yang teridentifikasi di Indonesia masuk kategori terancam punah.

Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kemdikbudristek pada tahun yang sama mencatat 134 ritual atau upacara adat skala besar terancam tidak terselenggara lagi karena biaya mahal, kompleksitas, dan penghulu adat yang semakin tua.

Selain itu, Persatuan Pedalangan Indonesia pada 2023 melaporkan, dari 58 jenis wayang Nusantara (selain wayang kulit Purwa Jawa), sekitar 23 jenis di antaranya berada dalam kondisi sangat terancam karena kurangnya penonton dan regenerasi dalang.

Lestari mengatakan langkah nyata untuk menjawab berbagai tantangan tersebut harus segera direalisasikan.

Selaku legislator Komisi X DPR RI yang membidangi urusan kebudayaan, dia mendorong para pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah untuk membangun kolaborasi kuat dalam rangka mewujudkan mekanisme pelestarian budaya yang berkelanjutan.

“Potensi perempuan dalam mentransformasikan nilai-nilai budaya sejak dini dalam lingkungan keluarga, harus menjadi bagian dari langkah pelestarian yang berkelanjutan itu,” ucapnya.

Ia berharap sejumlah ancaman kepunahan budaya nasional dapat segera dijawab oleh pihak-pihak terkait dengan langkah-langkah yang strategis, demi tetap lestarinya budaya yang luhur warisan para pendahulu bangsa.

Baca juga: MPR dorong PAUD berkualitas diperluas demi pendidikan lebih baik

Baca juga: Wakil Ketua MPR: Harus ada upaya komprehensif atasi kekerasan anak

Baca juga: Wakil Ketua MPR: Peningkatan budaya baca buat generasi berdaya saing

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |