Leo/Bagas terus mencari permainan terbaik usai ke 16 besar Hylo Open

3 months ago 19

Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana masih terus mencari pola permainan terbaik setelah memastikan tiket babak kedua BWF World Tour Super 500 Hylo Open 2025.

Mereka memutus tren negatif dalam dua turnamen terakhir dengan menaklukkan pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi di Saarlandhalle, Saarbruecken, Selasa waktu setempat, dengan skor 21-16, 21-17 dalam laga berdurasi 34 menit.

“Beban pasti ada karena hasil kami di dua turnamen sebelumnya kurang baik. Tapi kami tahu bisa melewatinya dengan lebih baik. Kami terus mencari bagaimana cara bermain yang baik, tidak hanya saat latihan tapi juga di pertandingan,” ujar Leo dalam keterangan resmi PBSI, Rabu.

Sementara itu, Bagas mengatakan kemenangan atas Ong/Teo menjadi bukti mereka mampu memanfaatkan peluang dengan baik.

“Alhamdulillah bisa menang, meski tidak mudah. Ong/Teo pasangan yang bagus dan berpengalaman, jadi kami berusaha fokus pada pola kami sendiri dan tidak terbawa permainan mereka. Tadi kami merasa mereka tidak dalam kondisi terbaik, jadi itu jadi kesempatan untuk bermain lebih yakin,” ujar Bagas.

Baca juga: Sabar/Reza amankan tiket 16 besar Hylo Open 2025

Dari sisi teknis, Bagas menyebut adaptasi terhadap shuttlecock menjadi faktor penting dalam laga kali ini.

“Shuttlecock-nya cukup melintir, jadi kami harus lebih berhati-hati. Kondisi lapangan mirip seperti di Denmark Open,” katanya.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Leo/Bagas untuk membangun kembali konsistensi mereka di sisa tur Eropa musim ini.

Pada babak 16 besar, pasangan pelatnas Cipayung itu akan berhadapan dengan wakil Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee yang melaju setelah menyingkirkan kompatriotnya Junaidi Arif/Roy King Yap dengan skor 21-16, 19-21, 21-16.

Baca juga: Leo/Bagas akhiri tren buruk dengan melaju ke 16 besar Hylo Open 2025

Baca juga: Tiga wakil membuka perjuangan Indonesia di Hylo Open 2025

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |