Kota Jambi (ANTARA) - Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Jambi Rocky Candra, meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menambah alokasi jaringan gas rumah tangga (jargas) untuk Kota Jambi.
"Jargas kami paling sedikit (alokasi). Saat saya turun ke lapangan, terjadi permasalahan hingga ribut antar tetangga, kita minta tambahan usulan," kata Rocky di Jambi, Jumat.
Ketika rapat kerja Komisi XII DPR RI bersama Kementerian ESDM, Kamis (22/1), Rocky menyampaikan keterbatasan alokasi jaringan gas rumah tangga telah menimbulkan persoalan sosial di tengah masyarakat.
Ia merinci, dalam satu rukun tetangga (RT) rata-rata memiliki 100 kepala keluarga. Namun sayangnya hanya sekitar 30 KK yang memperoleh sambungan jaringan gas. Ketimpangan itu, menurutnya, memicu kecemburuan sosial hingga konflik antarwarga.
ituBaca juga: Kota Jambi siap pasang 100 ribu sambungan jaringan gas,
“Akibatnya terjadi gesekan di bawah dan konflik sosial,” ujarnya.
Melalui forum rapat kerja tersebut, Rocky secara resmi meminta pemerintah menambah kuota jaringan gas untuk Provinsi Jambi, khususnya di Kota Jambi.
"Kami dari Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi, meminta tambahan kuota sebanyak 100 ribu sambungan," jelas dia.
Pemerintah Kota Jambi terus mengupayakan penambahan sekitar 50.000 sambungan jaringan gas rumah tangga sebagai bentuk komitmen menghadirkan program jargas terjangkau guna mengurangi beban pengeluaran masyarakat.
Upaya tersebut merupakan kelanjutan dari keberhasilan Pemerintah Kota Jambi menghadirkan 13.235 sambungan jaringan distribusi gas bumi rumah tangga beserta infrastruktur pendukung di Kota Jambi pada tahun 2025. Saat ini proses pengerjaan jaringan distribusi tengah dikerjakan.
Baca juga: BPH Migas: Pasokan gas di Yogyakarta aman jelang Natal-tahun baru
Berdasarkan data yang dihimpun, pelanggan jaringan gas di Kota Jambi hingga saat ini mencapai 13.226 sambungan rumah (SR) dengan 11.025 SR aktif.
Sambungan itu telah memberikan dampak positif bagi daerah melalui kontribusi terhadap pengendalian inflasi, pengurangan beban pengeluaran masyarakat, penekanan subsidi pemerintah atas gas elpiji 3 kilogram, serta menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi Kota Jambi.
Baca juga: PGN Batam: 2.783 pelanggan terlayani jaringan gas di 16 perumahan
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































