Lanud Hang Nadim cegah gangguan penerbangan akibat kebakaran lahan

2 weeks ago 14

Batam (ANTARA) - Pangkalan Udara (Lanud) Hang Nadim Batam berhasil memadamkan kebakaran lahan di dekat landasan pacu bandara yang terletak di kawasan Nongsa, dan mencegah gangguan penerbangan serta keamanan objek vital lainnya.

Komandan Lanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Hendro Sukamdai dikonfirmasi di Batam, Jumat, mengatakan laporan kebakaran lahan itu diterima pada Kamis (22/1) pukul 17.45 WIB.

“Kebakaran terjadi di timur landasan dan berdekatan dengan pagar parimeter bandara yang berjarak kurang lebih 100 meter,” kata Hendro.

Baca juga: Enam hektare lahan di sekitar KKOP Bandara Hang Nadim terbakar

Sebanyak 100 personel gabungan respons cepat (quick respon) dari unsur TNI AU Lanud Hang Nadim Batam, AVSEC dan petugas pemadam kebakaran bandara dikerahkan menuju lokasi untuk memadamkan api.

Menurut dia, lokasi kebakaran cukup susah dijangkau, karena belum ada akses kendaraan, terdapat aliran sungai yang kering dan lebar, serta hutan yang cukup lebat, menyulitkan tim gabungan dalam memadamkan api.

Selain itu, kata dia, kondisi angin yang cukup kencang dan udara kering membuat api cepat meluas dan membesar. “Luas area yang terbakar kurang lebih 0,5 hektare dengan titik dekat landasan pacu,” katanya.

Hendro menyebut kebakaran di lokasi tersebut berpotensi mengganggu keselamatan kawasan Bandara Hang Nadim dan penerbangan internasional Batam.

Berkat kerja keras tim gabungan api berhasil dipadamkan pada pukul 21.30 WIB, dan dipastikan titik api tidak ada yang muncul, karena kondisi kering dan angin agar tidak muncul kebakaran lagi.

“Alhamdulillah, selama kejadian arus lalu lintas penerbangan tidak terganggu,” kata Hendro.

Terkait penyebab kebakaran serta sumber api dari mana, Hendro menyebut masih diinvestigasi oleh pihak bandara. “Nanti ada pihak bandara yang melaksanakan investigasi,” terangnya.

Hendro mengimbau warga Kota Batam, khususnya di sekitar bandara agar tidak melakukan pembakaran liar dan membuang puntung rokok sembarangan.

Baca juga: Asap membuat penerbangan ke Singapura dialihkan ke Batam

Baca juga: Kabut asap ganggu Bandara Hang Nadim Batam

Perwira menengah TNI itu menambahkan Bandara Internasional Batam mempunyai nilai strategis, baik dari sisi komersial dan pertahanan.

“Sehingga, kami dan masyarakat harus menjaga Bandara Internasional Batam dari ancaman keamanan dan operasionalnya,” ujarnya.

Dalam sepekan terjadi dua kali kebakaran lahan di kawasan Nongsa. Sebelumnya, Rabu (21/1), Polda Kepri juga melakukan pemadaman kebakaran semak belukar di sepanjang jalan TPU Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan di musim kemarau, dikhawatirkan dapat meluas dan berdampak ke masyarakat.

Saat ini Kepri tengah memasuki musim kemarau, namun masih berpotensi hujan ringan dan bersifat lokal.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |