Jakarta (ANTARA) - Lagu original soundtrack (OST) film "Na Willa" yang berjudul "Sikilku Iso Muni" diperkenalkan kepada publik dalam acara penutupan Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2) malam.
Prince Poetiray dan Quinn Salman, pengisi suara dan penyanyi OST film animasi "JUMBO", membawakan lagu tersebut bersama anak-anak yang berperan dalam film "Na Willa."
"Aku senang sekali bisa jadi bagian dari momen pertama kali 'Sikilku Iso Muni' dinyanyikan secara penuh di depan publik," kata Prince sebagaimana dikutip dalam siaran pers Visinema Studios pada Senin (1/3).
Membawakan lagu OST film "Na Willa" mengingatkan dia pada semangat, keceriaan, dan kehangatan selama penggarapan film "JUMBO."
"Aku yakin Na Willa juga akan jadi film yang dekat di hati banyak orang," kata Prince.
Penulis naskah dan sutradara "Na Willa", Ryan Adriandhy, menyampaikan bahwa musik bukan hanya pelengkap, tetapi bagian penting dari penyampaian cerita dalam film "Na Willa."
"'Sikilku Iso Muni' lahir dari semangat dunia anak-anak yang sederhana tapi penuh imajinasi. Kami senang akhirnya lagu ini bisa didengarkan secara penuh oleh publik dan menjadi langkah awal menuju perjalanan filmnya di Lebaran nanti," kata dia.
Baca juga: Visinema bawa "Na Willa" ke layar lebar
Cerita film "Na Willa" diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo.
Film drama keluarga berlatar tahun 1960-an ini bercerita tentang Na Willa, anak perempuan penuh imajinasi yang percaya gang kecil tempat dia tinggal adalah dunia penuh keajaiban.
Film "Na Willa" dijadwalkan ditayangkan di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026.
Pemeran film ini meliputi Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa Karim, Nayla Purnama, Agla Artalidia, Putri Ayudya, dan Ratna Riantiarno.
Baca juga: Junior Liem dan Irma Rihi jadi orang tua di film "Na Willa"
Baca juga: Film "Ghost in the Cell" dapat sambutan antusias di Berlinale 2026
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































