Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta agar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada tahun 2026 ini mengubah kerja-kerja yang bersifat seremonial, menjadi lebih substansial.
Dia menilai bahwa banyak memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman yang ditandatangani Kementerian Pariwisata dengan kementerian-kementerian lain, yang sebagiannya belum dilaporkan ke DPR. Namun, menurut dia, kerja-kerja tersebut harus diperuntukkan demi kesejahteraan rakyat.
"Itu bagus, tapi tentu harus ada hasilnya karena anggaran (Kemenpar) Rp1,8 triliun, itu bukan punya Kementerian Pariwisata tapi punya rakyat Indonesia. Betul ya? Bukan untuk seremonial," kata Saleh saat rapat bersama Menteri Pariwisata di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.
Dia juga meminta Kemenpar untuk memberitahukan sejumlah kegiatan-kegiatan di daerah-daerah terkait wisata. Menurut dia, Komisi VII DPR siap turut berkunjung ke daerah dengan biaya dari DPR sendiri jika ada kegiatan Kemenpar di daerah.
Baca juga: Komisi VII DPR minta Kemenpar geser fokus pariwisata ke aspek kualitas
Dalam kesempatan itu, dia pun mengundang Kemenpar untuk rapat mengevaluasi kinerja selama setahun sebelumnya. Selain itu, dia juga ingin mengetahui rencana program kerja selama 2026.
Menurut dia, kerja yang dilakukan pada sektor pariwisata bukan hanya tugas dari Kemenpar, melainkan juga tugas dari DPR sebagai pengawas dan pengawal program.
Pasalnya, dia mengatakan bahwa Kemenpar merupakan kementerian terbesar kedua yang menjadi mitra Komisi VII DPR RI, setelah Kementerian Perindustrian.
Di sisi lain, dia pun mengatakan anggaran pemerintah daerah saat ini dipotong untuk 2026. Maka dari itu, dia menginginkan ada sesuatu yang besar dari Kemenpar demi mendorong perekonomian rakyat.
"Makanya kami harus tentu konsisten mengawal itu supaya kita sama-sama ada prestasi lah dalam rangka mewujudkan pengabdian konkrit kita bagi bangsa dan negara kita," katanya.
Baca juga: Airlangga tekankan pentingnya konektivitas dan keselamatan pariwisata
Baca juga: Menpar: Kinerja pariwisata 2025 lampaui target nasional
Baca juga: Menpar tetapkan lima program unggulan pariwisata nasional 2026
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































