Kolaborasi dirgantara hingga kereta api disasar dalam SIBS@ASEAN 2026

2 hours ago 1
Konferensi ini bertujuan untuk mendorong investasi industri serta membina kemitraan jangka panjang antara dua kekuatan ekonomi, yaitu Selangor dan Jawa Barat.

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dan Pemerintah Negara Bagian Selangor, Malaysia, menyasar kolaborasi sejumlah sektor industri bernilai tinggi, meliputi kedirgantaraan (aerospace), perkeretaapian, industri kreatif, energi, properti, hingga teknologi pada gelaran Selangor Indonesia Business Summit (SIBS)@ASEAN 2026.

SIBS@ASEAN diawali dengan pelaksanaan konferensi ekonomi selama dua hari, di Hotel Pullman Bandung, Jabar, yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat (10/7). Melalui agenda ini, delegasi Selangor dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan langsung ke beberapa pusat industri unggulan di Jabar.

"Konferensi ini bertujuan untuk mendorong investasi industri serta membina kemitraan jangka panjang antara dua kekuatan ekonomi, yaitu Selangor dan Jawa Barat," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Dedi Taufik, di Bandung, Kamis.

Pada hari pertama ini, konferensi dibuka secara resmi lewat sambutan dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan rencana pembangunan infrastruktur oleh perwakilan Jabar, sementara delegasi Selangor mempresentasikan perkembangan terkini sektor industri di wilayah mereka.

Selain membahas potensi investasi fisik, pertemuan antardua wilayah ini diisi dengan diskusi panel mengenai penguatan rantai pasok, bisnis, serta sektor finansial antara Indonesia dan Malaysia.

Dedi menjelaskan bahwa forum ini turut membuka ruang kemitraan konkret antar-institusi kedua negara.

Di antaranya adalah penjajakan kerja sama antara Universiti Selangor dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Tourism Selangor dengan maskapai Batik Air, Tourism Selangor dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita), serta organisasi Wanita Berdaya Selangor dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Guna memantapkan implementasi di lapangan, kerja sama ini secara aktif melibatkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar serta Invest Selangor Berhad, selaku lembaga resmi penanganan investasi di Selangor.

Aktivitas pameran dalam konferensi tersebut juga dimeriahkan oleh kehadiran 30 stan dari berbagai lembaga kesehatan dan pendidikan asal Selangor.

Beberapa instansi yang berpartisipasi, antara lain Ampang Putri Specialist Hospital, MSU Medical Centre, Kajang Plaza Medical Centre, Universiti Selangor, Universiti Tenaga Nasional, dan Universiti Islam Selangor.

Komitmen kemitraan strategis antara Jabar dan Selangor tidak berhenti pada pertemuan di Kota Kembang saja.

Menurut Dedi, seluruh kesepakatan dan peluang kolaborasi yang terbangun akan ditindaklanjuti secara lebih luas dalam ajang internasional Selangor International Business Summit (SIBS) 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 14-17 Oktober 2026, di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.

Baca juga: SIBS 2026 buka peluang investasi dan kerja sama Selangor-Jawa Barat

Baca juga: Selangor siap jadi pintu masuk untuk ekspansi usaha Indonesia ke ASEAN

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |