Jakarta (ANTARA) – Memasuki era digitalisasi, peran guru tetap menjadi fondasi penting dalam membangun generasi masa depan, karena bukan hanya menyampaikan pengetahuan, namun juga membentuk karakter, nilai, dan arah berpikir yang tak bisa digantikan oleh teknologi.
Dari ruang belajar sederhana, nilai semangat, kesederhanaan dan kebermanfaatan terus ditanamkan kepada anak-anak. Nilai-nilai inilah yang juga sejalan dengan semangat pemberdayaan yang dihadirkan PNM, bahwa perubahan besar kerap tumbuh dari ketulusan langkah-langkah kecil yang konsisten dijaga.
Salah satu certia dari lapangan yang menarik datang dari Serang, Banten. Hikayati, seorang perempuan inspiratif binaan PNM Mekaar yang juga berperan sebagai guru MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah), setiap hari mengajar dengan penuh keikhlasan.
Di ruang belajar yang sangat sederhana, ia tetap menyalakan semangat belajar bagi murid-muridnya meski hanya beralaskan lantai. Baginya, kebahagiaan bukan diukur dari materi, melainkan saat melihat anak-anak didiknya mampu membaca, menulis, dan menghafal doa-doa.
“Kami memang belajar di lantai, tapi saya selalu bilang ke anak-anak, mimpi kita harus setinggi langit,” tutur Hikayati.
Di balik perannya sebagai pendidik, Hikayati juga mengembangkan usaha kecil untuk menambah penghasilan keluarga. Dukungan tersebut membuatnya dapat tetap mengajar dengan tenang tanpa harus meninggalkan panggilan hatinya sebagai guru. Pendekatan pemberdayaan yang tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan, menjadi kekuatan yang membantunya menjaga keseimbangan antara pengabdian dan kemandirian ekonomi.
“Kisah Ibu Hikayati menunjukkan bahwa saat seorang perempuan diberi akses untuk berdaya, ia tetap bisa mengabdi sambil menguatkan keluarganya. Kami percaya, ketika seorang ibu tumbuh, dampaknya terasa sampai ke anak-anak yang ia didik dan masa depan yang sedang mereka siapkan,” ujar Sekretaris Perusahaan PNM Lalu Dodot Patria Ary.
Kisah ini menegaskan bahwa peran guru dan ketangguhan ibu adalah dua kekuatan yang saling menguatkan dalam membangun masa depan. Dari ruang belajar sederhana dan langkah usaha kecil yang dijalankan dengan tekun, lahir generasi yang berilmu sekaligus keluarga yang lebih berdaya.
Guru menanamkan nilai dan harapan, sementara ibu tangguh membuktikan bahwa pengabdian dan kemandirian bisa berjalan beriringan, menjadi cahaya yang pelan tapi pasti menerangi lingkungan sekitarnya.
#PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































