Kiper Parma siap bawa Jepang bersinar di Piala Dunia usai cedera parah

4 hours ago 3
Bagian tersulit adalah beraksi lagi di lapangan setelah cedera

Jakarta (ANTARA) - Kiper klub Liga Italia Parma, Zion Suzuki, siap membawa tim nasional Jepang bersinar di Piala Dunia 2026 seusai mengalami cedera parah pada November 2025 yang membuatnya nyaris tidak dapat tampil di turnamen empat tahunan itu.

"Bermain untuk Jepang selalu menjadi motivasi terbesar saya," ujar Suzuki, dikutip dari laman FIFA, Rabu.

Penjaga gawang berusia 23 tahun itu mengalami patah tangan kiri saat memperkuat Parma melawan AC Milan di Liga Italia pada November 2025.

Cedera tersebut sempat membuat publik ragu Suzuki dapat tampil di Piala Dunia 2026. Namun, empat bulan berlalu, dia dinyatakan pulih dan kembali merumput pada Maret 2026.

Namun, pascacedera, performanya tidak langsung kembali ke puncak. Pada pertandingan perdananya setelah dinyatakan sembuh, yakni kontra Torino di liga, dia melakukan kesalahan yang membuat Parma takluk 1-4.

Baca juga: Jepang beri dukungan penuh kepada kipernya setelah pelecehan rasial

Akan tetapi, pelan-pelan dia kembali ke menemukan sentuhan terbaiknya. Suzuki bahkan membantu timnas Jepang menang masing-masing dengan skor 1-0 atas Skotlandia dan Inggris pada pertandingan uji coba pada akhir Maret 2026.

"Bagian tersulit adalah beraksi lagi di lapangan setelah cedera. Perlu waktu untuk menemukan kembali permainan saya," tutur Suzuki.

Suzuki pun bertekad terus meningkatkan kualitas dan konsisten memberikan dampak positif bagi klub dan negaranya.

Di level klub, berkat kontribusi besarnya sebagai kiper utama, Parma kini sudah aman dari ancaman degradasi dan dipastikan tetap berlaga di Liga Italia Serie A musim depan.

Baca juga: Inter Milan juara Liga Italia usai bekuk Parma 2-0

Setelah kewajiban klub tuntas, Suzuki pun bertekad memberikan yang terbaik untuk timnas Jepang di Piala Dunia 2026.

Dia mau memberikan ketenangan di lini belakang skuad Samurai Biru dan memberikan kestabilan di timnya.

"Bagi seorang kiper, penyelamatan-penyelamatan itu penting, tetapi yang utama adalah memberikan stabilitas bagi tim. Melakukan hal-hal sederhana dengan baik dan konsisten. Bermain dengan penuh daya juang dan pantang menyerah. Saya percaya itulah yang akan menginspirasi pencinta sepak bola yang menyaksikan pertandingan kami," kata Suzuki.

Di Piala Dunia 2026, Jepang berada di Grup F bersama Belanda, Tunisia dan Swedia. Turnamen yang diikuti 48 negara itu berlangsung pada 11 Juni-19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.

Baca juga: Daftar negara yang lolos Piala Dunia 2026: Argentina hingga Jepang

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |