Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Janice Tjen kandas pada babak pertama Internazionali BNL D'Italia 2026 di Rome setelah kalah dari petenis Amerika Peyton Stearns, Rabu.
Janice terpaksa menyerah pada babak pembuka WTA 1000 Roma setelah berjuang satu jam 25 menit di Lapangan 13 Foro Italico, dengan skor akhir 4-6, 4-6.
Pada set pertama Stearns membangun keunggulan melalui dua ace. Namun, Janice dengan servis kuatnya mampu memasukkan servis pertama lebih baik dengan persentase 62,1 persen.
Stearns kemudian berhasil mengkonversi dua dari lima peluang break point untuk mencuri set pertama.
Janice berusaha bangkit pada set kedua dengan mencatatkan lima ace, yang kemudian diperpanjang dengan memasukkan servis pertama lebih banyak, yakni 66,7 persen.
Namun, Stearns yang bermain tanpa kesalahan ganda -- di saat Janice mencatatkan dua kesalahan ganda -- memimpin dari segi perolehan poin dalam pengembalian bola.
Baca juga: Janice Tjen terhenti di tangan unggulan Madrid Open 2026
Petenis kelahiran Cincinnati berusia 24 tahun itu juga mengkonversi dua dari lima peluang break point untuk menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.
Selanjutnya pada babak kedua Italian Open 2026, Stearns, yang saat ini berada di peringkat 49 WTA, akan berhadapan dengan rekan senegaranya unggulan ke-17 Madison Keys, yang mendapat bye pada babak pertama.
Sementara itu, bagi Janice kekalahan tersebut mengulang hasil pahit ketika harus terhenti pada babak pertama dalam tur Amerika pada Maret, termasuk Merida Open di Meksiko, Indian Wells, Miami, dan Charleston.
Janice, yang saat ini berada di No.40 dunia, mematahkan catatan tersebut dengan berhasil melaju hingga babak kedua Madrid Open.
Ia juga bersama rekan senegaranya Aldila Sutjiadi berhasil mencapai perempat final ajang WTA 1000 Madrid tersebut. Ganda putri Indonesia itu juga tampaknya akan kembali berpasangan di Roma setelah melakukan sesi latihan bersama beberapa hari lalu.
Baca juga: Janice/Aldila ke perempat final Madrid Open
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































