Jakarta (ANTARA) - Pasangan Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana bertekad untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai satu-satunya wakil pelatnas PBSI yang tampil pada nomor ganda campuran di Indonesia International Challenge 2025 pekan kedua.
Pada babak pertama yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu, Kenzie/Luna tampil meyakinkan untuk menyingkirkan unggulan keempat asal Taiwan Cheng Kai Wen/Liu Chiao-Yun dengan skor 21-17, 21-9.
Bagi Kenzie/Luna, kemenangan tersebut bukan hanya soal lolos ke 16 besar, tetapi juga menjadi pembuktian mereka pantas membawa nama pelatnas di tengah ketatnya persaingan dengan para pemain nonpelatnas yang jumlahnya lebih banyak di sektor ganda campuran.
“Jadi satu-satunya wakil pelatnas, saya ingin menunjukkan kalau kami bisa. Karena dari luar pelatnas juga banyak yang ikut, jadi kami tidak boleh sampai kalah,” ujar Luna dalam keterangan resmi PP PBSI setelah pertandingan.
Ia mengakui sempat kesulitan pada gim pertama karena terbawa pola reli panjang yang diinginkan lawan. Namun, perubahan strategi dengan lebih banyak menurunkan bola membuat mereka mampu mengendalikan permainan dan mengambil alih momentum.
Baca juga: Richie manfaatkan peluang raih gelar di tengah absennya unggulan
“Alhamdulillah pertandingan berjalan lancar. Di gim pertama kami sempat ketinggalan karena ikut pola mereka, tapi setelah coba turunkan bola, kami dapat lebih banyak kesempatan. Di gim kedua lawan sudah tidak enak mainnya dan banyak melakukan kesalahan sendiri,” kata Luna.
Kenzie menambahkan mereka sudah mengantisipasi karakter permainan cepat dan panjang dari pasangan Taiwan, sehingga bisa menjaga fokus pada momen-momen penting.
“Sebelum bertemu lawan, saya sudah siapkan untuk permainan yang kencang dan panjang karena rata-rata pemain Taiwan seperti itu. Kami berusaha yang terbaik untuk minimal bisa mengulangi kesuksesan pekan lalu,” ujar Kenzie.
Kenzie/Luna berharap momentum ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh sekaligus menjaga muruah pelatnas PBSI di sektor ganda campuran pada turnamen berlevel International Challenge tersebut.
Selanjutnya mereka akan berhadapan dengan sesama wakil Indonesia Ardiola Dionilo/Nadia Pritasari yang sebelumnya mengalahkan wakil Taiwan Cheng Chen/Chou Yun An dengan skor 21-19, 14-21, 21-19.
Baca juga: Chiara fokus perbaiki kontrol serangan di Indonesia Challenge 2025
Baca juga: Putra/Edgar jaga fokus dan enggan terbayang gelar juara pekan lalu
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































