Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan langkah untuk mendorong peralihan menuju produksi semikonduktor yang bernilai tambah tinggi dan membuka peluang ekonomi baru.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan Indonesia perlu segera masuk ke rantai pasokan global semikonduktor sebagai langkah realistis dalam waktu dekat. Hal itu diupayakan agar industri teknologi nasional tidak berhenti di tahap perakitan.
“Kita masuk dulu ke rantai pasokan global. Di komponen yang strategis, kita harus ada. Dari situ daya tawar Indonesia akan tumbuh,” kata Nezar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Kemenperin pacu ekosistem semikonduktor, bidik peluang pasar high tech
Dia menilai, Indonesia memiliki modal awal yang kuat. Salah satunya cadangan pasir silika yang menjadi bahan baku silicon wafer, komponen utama dalam produksi chip semikonduktor.
Nezar menjelaskan lonjakan industri kecerdasan buatan (AI) telah meningkatkan kebutuhan silicon wafer secara signifikan. Kelangkaan chip global menjadi peluang bagi negara yang memiliki bahan baku besar seperti Indonesia.
“Permintaan silicon wafer sangat tinggi karena industri AI berkembang pesat. Ini momentum yang jarang dan harus dimanfaatkan,” katanya.
Baca juga: Anggota DPR dukung Kemenperin bangun industri semikonduktor dan AI
Selain sumber daya alam, posisi Indonesia yang netral di tengah ketegangan geopolitik global juga dinilai strategis. Pemerintah melihat peluang menarik mitra dari berbagai negara sekaligus memastikan terjadinya transfer teknologi.
“Yang kita kejar itu transfer teknologi. Kalau hanya tenaga kerja, dampak jangka panjangnya kecil,” tegas Nezar.
Untuk menumbuhkan ekosistem industri nasional, Kemkomdigi juga menjalankan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Baca juga: ICDEC dorong penguatan riset pacu posisi RI di GVC semikonduktor dunia
Produk telepon genggam, komputer jinjing, dan tablet wajib memenuhi TKDN minimal 35 persen. Menurut Nezar, kebijakan ini membuka ruang tumbuhnya rantai pasok dalam negeri.
Produksi lokal akan berkembang seiring meningkatnya kebutuhan komponen di dalam negeri. Melalui langkah ini, pemerintah menargetkan industri teknologi nasional naik kelas.
Tidak hanya merakit, tetapi ikut menentukan posisi Indonesia dalam industri semikonduktor global dan menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Baca juga: Kemenperin tegaskan konsistensi perkuat industri semikonduktor RI
Baca juga: ITS dan kampus AS jalin kerja sama kembangkan industri semikonduktor
Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































