Kementerian PU percepat penanganan pasca bencana Aceh secara terpadu

2 weeks ago 12

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan pasca bencana di Provinsi Aceh secara terpadu mulai dari sektor Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis guna mempercepat pemulihan layanan dasar pasca bencana Sumatera.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan infrastruktur pasca bencana dilakukan secara simultan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Penanganan ini harus segera kita kerjakan bersama-sama dan serentak supaya pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Hal ini sesuai dengan dengan arahan Presiden Prabowo, tidak boleh ada satu pun kabupaten dan kota yang terisolir,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Pada sektor Sumber Daya Air, Kementerian PU memfokuskan penanganan pada pembenahan bendung, pengamanan sungai, dan pengendalian sedimen. Sejumlah bendung terdampak akibat sungai yang melebar dan mendangkal sehingga berpotensi mengganggu suplai air irigasi.

Selain itu, pengendalian sungai dilakukan melalui pembangunan dan penguatan sabo dam di wilayah hulu serta proteksi tanggul untuk mencegah pelebaran sungai yang dapat mengancam permukiman dan infrastruktur di sekitarnya.

“Sementara waktu kita akan menggunakan sumur bor untuk mengalirkan air secara sementara bagi kebutuhan masyarakat. Tetapi di waktu bersamaan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan mempercepat proses pembenahan bendung yang terdampak bencana, termasuk dengan intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Kita kerjakan secara simultan supaya tidak saling menunggu dan harapannya dalam tempo waktu sesingkat-singkatnya bisa selesai semua,” kata Dody.

Di sektor Cipta Karya dan Prasarana Strategis, Kementerian PU juga telah melakukan pembersihan bagi sarana fasilitas umum yang terdampak seperti tempat ibadah, sarana kesehatan, sekolah dan lain-lain. Kementerian PU juga membangun fasilitas pelayanan publik berupa puskesmas darurat dan kawasan rumah hunian terpadu.

Puskesmas darurat dibangun secara modular dan dilengkapi fasilitas pelayanan kesehatan dasar hingga rawat inap, sehingga dapat segera difungsikan untuk melayani masyarakat terdampak. Sementara, kawasan hunian terpadu dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti ruang komunal dan area bermain untuk menunjang aktivitas sosial masyarakat.

Dody menegaskan bahwa seluruh penanganan infrastruktur pasca bencana dilaksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tidak boleh ada wilayah yang terisolir dan tidak boleh ada layanan dasar masyarakat yang terhenti. Kita bangun kembali Aceh dengan lebih baik, lebih aman, dan lebih tangguh terhadap bencana,” katanya.

Baca juga: Kementerian PU Melalui WIKA Tuntaskan Pembangunan Huntara Aceh Tamiang

Baca juga: Sinergi Kementerian PU dan ADHI di Aceh: Kolaborasi Lintas Sektor Gerakkan Kembali Roda Ekonomi Masyarakat

Baca juga: Tujuh ruas jalan dan jembatan nasional Bireuen-Aceh Tengah fungsional

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |