Kemenperin perkuat PIDI 4.0 jadi pusat transformasi industri

1 month ago 42

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat peran dari Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0 sebagai pusat kolaborasi untuk mempercepat transformasi teknologi industri yang lebih berdaya saing.

“PIDI 4.0 kami upayakan sebagai pusat kolaborasi nasional untuk mempercepat adopsi teknologi industri 4.0, sehingga industri Indonesia mampu bertransformasi secara berkelanjutan dan berdaya saing global,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pernyataan di Jakarta, Jumat.

Dalam rangka memperkuat perannya dalam memacu transformasi industri, pusat layanan yang berlokasi di Jakarta itu mengimplementasikan tiga pilar layanan utama, yaitu showcase, capability, dan delivery.

Pilar showcase berfungsi sebagai etalase implementasi teknologi industri maju oleh mitra PIDI 4.0, pilar capability difokuskan pada pengembangan SDM industri, sementara pilar delivery memberikan pendampingan penyusunan peta jalan (roadmap) transformasi digital bagi produsen dalam negeri.

Pusat layanan tersebut juga memperkuat inovasi melalui pilar kecerdasan buatan (AI) dan engineering. Pada tahun 2025, pilar itu menghadirkan Hackathon 2025, kompetisi inovasi nasional pengembangan solusi berbasis 5G dan AI untuk sektor industri, serta Inovatech Recognition 2025 sebagai ajang Applied Research bagi institusi pendidikan dan peneliti di bidang teknologi industri.

Selain itu, pusat kolaborasi itu juga mencatat berbagai capaian strategis dalam penguatan ekosistem industri, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia hingga pendampingan langsung kepada pelaku industri.

Sepanjang pelaksanaan program hingga 2025, PIDI 4.0 telah menyelenggarakan seminar dan workshop yang diikuti oleh 498 peserta. Selain itu, sebanyak 2.990 peserta telah mengikuti berbagai program pelatihan peningkatan kompetensi SDM.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan kapasitas individu, PIDI 4.0 juga memberikan pendampingan transformasi kepada 13 perusahaan nasional.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Doddy Rahadi menyampaikan bahwa penguatan kompetensi SDM menjadi fondasi utama dalam transformasi industri.

“Melalui PIDI 4.0, kami memastikan pengembangan SDM industri berjalan seiring dengan kebutuhan teknologi dan proses bisnis industri masa depan, dari level operator hingga manajemen,” ujar dia.

Berbagai capaian itu, menurut dia, menegaskan peran PIDI 4.0 sebagai akselerator transformasi digital industri nasional yang sejalan dengan visi Making Indonesia 4.0 dalam menciptakan industri yang produktif, inovatif, dan berdaya saing global.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |