Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) sepakat memperkuat kerja sama dalam pengembangan koperasi warga binaan lembaga pemasyarakatan.
Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Imipas Agus Andrianto di Kantor Kementerian Koperasi Jakarta, Jumat.
Ferry menyampaikan bahwa Kemenkop, termasuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), siap mendukung pemberdayaan komunitas warga binaan lapas agar memiliki badan usaha koperasi yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat.
“Kami berharap koperasi bisa menjadi pilihan warga binaan, baik saat masih menjalani masa hukuman maupun setelah bebas,” ujarnya.
Ferry menambahkan pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menindaklanjuti kolaborasi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua kementerian, serta mengembangkan program percontohan (piloting) yang akan diimplementasikan bersama dengan berbagai inovasi model bisnis.
Ia juga berharap kesepakatan ini dapat memperkuat peran koperasi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Imipas Agus menyampaikan bahwa koperasi warga binaan memiliki potensi besar, mengingat terdapat sekitar 270.000 hingga 280.000 warga binaan yang menjadi tanggung jawab kementeriannya.
Ia menjelaskan dengan bimbingan Kemenkop, pihaknya berencana membangun koperasi warga binaan yang dapat memberikan bantuan, bimbingan, serta akses pinjaman.
Agus berharap koperasi tersebut mampu menjadi sarana pembinaan ekonomi yang memberikan keterampilan, sertifikasi dan bekal usaha bagi warga binaan sehingga mereka lebih siap kembali ke masyarakat.
“Harapannya, kami dapat mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan bekal yang memadai agar menyongsong masa depan lebih baik,” kata Agus.
Baca juga: Menkop: 27 ribu Kopdes Merah Putih siap beroperasi April 2026
Baca juga: Menkop instruksikan modal cepat ke koperasi beromzet ekspor Rp77,6 M
Baca juga: Menkop janjikan mesin limbah-modal LPDB demi kulit Garut setara Italia
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































