Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melangkah ke semifinal BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2026, sekaligus memastikan tuan rumah meraih satu tempat di partai puncak sektor ganda putra.
Bermain di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, Sabar/Reza menyingkirkan unggulan ketiga asal Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee melalui pertandingan dua gim ketat 22-20, 21-19 yang berlangsung selama 38 menit.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia memastikan satu tiket final, menyusul pada semifinal, Sabar/Reza akan menghadapi pemenang pertandingan antara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melawan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Pada laga perempat final, Sabar/Reza sempat berada di bawah tekanan pada gim pertama. Man/Tee tampil agresif dan unggul pada interval 11-7, bahkan sempat menciptakan game point lebih dulu.
Baca juga: Sabar/Reza ingin berjaya di Indonesia Masters
Namun, Sabar/Reza mampu menjaga ketenangan pada poin-poin krusial. Mereka menyamakan kedudukan dan memaksakan adu setting sebelum akhirnya mengunci gim pertama dengan skor 22-20.
Momentum tersebut berlanjut pada gim kedua. Sabar/Reza tampil lebih dominan dan mampu mengontrol tempo permainan. Setelah unggul 11-6 pada interval, pasangan Indonesia konsisten menjaga keunggulan meski mendapat tekanan dari Man/Tee di fase akhir gim.
Kesalahan pengembalian dari pemain Malaysia pada poin penentuan memastikan kemenangan Sabar/Reza sekaligus mengakhiri perlawanan Man/Tee.
Dengan hasil ini, Sabar/Reza memperpanjang catatan keunggulan atas pasangan Malaysia tersebut dan membuka peluang meraih gelar juara di turnamen BWF World Tour Super 500 ini.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin bersaing sengit untuk bisa lolos ke babak empat besar.
Baca juga: Raymond/Joaquin minta penggemar turunkan ekspektasi
Baca juga: Fajar/Fikri siapkan stamina ekstra pada perempat final
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































