Kemenag terima hibah lahan dan bangunan MTsN dari Pemkot Depok

2 weeks ago 14
...Saya memberikan apresiasi kepada Pak Walikota Depok karena perhatian beliau terhadap pendidikan itu adalah langkah yang sangat terukur

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama menerima hibah lahan dan bangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dari Pemerintah Kota Depok sebagai penguatan layanan pendidikan keagamaan di Kota Depok dengan total nilai yang dihibahkan mencapai Rp17 miliar.

Hibah tersebut meliputi lahan seluas 3.300 meter persegi beserta gedung madrasah. Selain itu, Pemkot Depok juga menghibahkan lahan tambahan seluas 5.000 meter persegi yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan layanan Kementerian Agama di wilayah tersebut.

"Saya memberikan apresiasi kepada Pak Walikota Depok karena perhatian beliau terhadap pendidikan itu adalah langkah yang sangat terukur. Pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan harus dimulai dari sekolah," ujar Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii di Depok, Rabu.

Menurut Wamenag, perhatian terhadap sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

"Memberikan sekolah dan perhatian terhadap dunia pendidikan bukan hanya kerja hari ini. Ini adalah kerja jangka panjang untuk mempersiapkan masa depan anak-anak. Dari sinilah kualitas bangsa Indonesia ditentukan," kata dia.

Baca juga: Tindak lanjut hasil asesmen, 4.921 guru PAI ikut pelatihan baca Quran

Bangunan MTs Negeri yang dihibahkan ini dirancang menampung sekitar 140 siswa dengan empat rombongan belajar. Setiap kelas diisi sekitar 35 siswa dan didukung oleh 16 guru. Madrasah tersebut direncanakan mulai difungsikan pada Juli mendatang, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Dari sisi dukungan pemerintah daerah, Wali Kota Depok Supian Suri juga menyampaikan kebijakan Pemkot Depok terhadap madrasah swasta.

"Kami menggratiskan sekolah di 14 Madrasah Tsanawiyah swasta di Kota Depok. Setiap anak dibiayai Rp3 juta per tahun. Nilai itu setara dengan SPP Rp250 ribu per bulan yang ditanggung Pemerintah Kota Depok," ujarnya.

Terkait sarana pendukung, Supian menyebut bangunan madrasah negeri yang dihibahkan masih membutuhkan kelengkapan furnitur.

"Bangunan madrasah ini memang belum memiliki furnitur yang memadai. Karena itu kami meminta dukungan melalui program CSR Bank Jawa Barat sebesar Rp250 juta. Dana tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mebelier madrasah tsanawiyah negeri yang baru," kata dia.

Baca juga: Kemenag alokasikan Rp1,6 triliun KIP Kuliah bagi mahasiswa PTKN

Baca juga: Kemenag: Pemulihan pascabencana tak hanya fisik tapi sosial-keagamaan

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |