Kemen PU kebut perbaikan jalur putus di Desa Simaninggir Tapteng

1 week ago 13

Simaninggir (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) bersama PT Hutama Karya mengebut perbaikan jalur lintas Sumatera di Desa Simaninggir, Kecamatan Situhuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara karena putus akibat bencana longsor beberapa waktu lalu.

“Kami terus bekerja setiap hari untuk menyelesaikan pengerjaan ini. Saat ini jalur ini sudah dapat dilalui warga lokal menggunakan roda dua,” kata Project Manajer PT Hutama Karya Mikael Turnip di Simaninggir, Sabtu.

Ia menjelaskan di jalur sepanjang 500 meter ini terdapat empat titik longsor besar sehingga membuat jalur yang menghubungkan Tapanuli Utara dengan Tapanuli Tengah serta Kotamadya Sibolga terputus.

“Kami menargetkan jalan ini dapat dilalui kendaraan umum di akhir tahun ini. Sementara jalan ini hanya dapat dilalui warga lokal,” kata dia.

Baca juga: Penyintas bencana mulai tempati huntara di Kayu Pasak Palembayan Agam

Ia mengatakan pekerjaan di lokasi ini cukup sulit karena tekstur tanah yang curam dan ada tebing setinggi 40 meter sehingga menyulitkan proses perbaikan.

Project Manajer PT Hutama Karya Mikael Turnip menjelaskan peta perbaikan jalur yang putus akibat longsor di Desa Simaninggir, Kecamatan Situhuis Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada Sabtu (24/1/2026) ANTARA/Mario Sofia Nasution

Dalam pengerjaan, pihaknya berupaya berhati-hati dan melakukan kajian terhadap kualitas tanah yang ada di lokasi.

Ia mengatakan dalam pembangunan ini pihaknya memperbaiki jalan longsor dan membuka jalur baru agar dapat dilalui.

Saat ini, jalan sudah dapat dilalui warga lokal yang melintas, meski ada tanjakan yang cukup curam.

Baca juga: Brimob Polda Aceh bangun tujuh jembatan darurat di wilayah terisolir

“Kami masih melakukan kajian dan uji laboratorium dalam memastikan jalan ini dapat dibuat permanen,” kata dia

Ia mengakui cuaca hujan menjadi kendala dalam pengerjaan jalan ini dan jika curah hujan tinggi maka ada longsoran baru.

Menurut dia, bekerja di bawah hujan deras tentu butuh kewaspadaan dan ketelitian serta memperhatikan standar operasional serta keamanan pekerja di lapangan.

“Kami mulai pekerjaan di Desember 2025 dan awal Januari jalur ini sudah dapat dilalui,” kata dia.

Baca juga: Ratusan pelajar penyintas longsor di Taput ikuti pemulihan trauma

Sebelumnya, pemerintah memperkirakan total anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Sumatera sekitar Rp50 triliun lebih, untuk seluruh kebutuhan pemulihan, termasuk infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya.

Sementara itu, ekonom memperkirakan bahwa biaya rekonstruksi pascabanjir di Sumatera berkisar antara Rp50 triliun hingga Rp70 triliun untuk tiga provinsi terdampak yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum menyebut, jalan nasional yang terdampak bencana sudah kembali tersambung dan kini masuk tahap rekonstruksi permanen di sejumlah daerah.

Semua ruas jalan dan jembatan nasional yang sebelumnya terputus kini dapat dilalui, meskipun banyak masih dalam perbaikan lanjutan, terutama di wilayah kecamatan dan desa.

Baca juga: Kemenkes perkuat kesehatan penyintas longsor di Desa Sibalanga Taput

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga telah mengalokasikan sekitar Rp430 miliar untuk upaya pemulihan pascabanjir (tidak hanya jalan, tetapi seluruh kebutuhan pascabencana).

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |