Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin yang masih menarik untuk dibaca, mulai dari Mendikdasmen terbitkan SE pembelajaran bagi sekolah terdampak bencana hingga enam orang meninggal akibat banjir bandang di Pulau Siau, Sulut.
1. Mendikdasmen terbitkan SE pembelajaran bagi sekolah terdampak bencana
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana sebagai acuan bagi pemerintah daerah dan sekolah dalam menyelenggarakan layanan pendidikan pascabencana.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini
2. Kemendikdasmen minta sekolah laksanakan Pagi Ceria-Upacara Bendera
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menginstruksikan seluruh sekolah pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah untuk melaksanakan Pagi Ceria dan Upacara Bendera secara serentak pada hari pertama efektif masuk sekolah.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini
3. Gempa letusan masih mendominasi aktivitas Gunung Semeru
Gempa letusan/erupsi masih mendominasi aktivitas Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) selama beberapa pekan terakhir.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini
4. Enam orang meninggal akibat banjir bandang di Pulau Siau Sulut
Enam orang meninggal dunia setelah banjir bandang menghantam permukiman warga di Kelurahan Bahu, Lindongan lll, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini
5. Kemenag beri bantuan Rp155 miliar untuk bantu korban bencana banjir
Kementerian Agama memberi bantuan sebesar Rp155 miliar untuk membantu penanganan hingga pemulihan bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































