Timika (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, Papua Tengah memastikan 13 awak KM Putra Siantan yang tenggelam di perairan Mimika pada Senin (19/1) malam telah ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna di Timika, Selasa, mengatakan KM Putra Siantan tenggelam di perairan Mimika, berjarak sekitar 18 nautical mil dari Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur pada sekitar pukul 21.00 WIT.
Kapal tersebut mengalami kecelakaan saat dalam pelayaran dari Pelabuhan Dobo, Kepulauan Aru menuju Pelabuhan Pomako Timika.
"Total ada 13 awak kapal ditemukan dalam keadaan selamat, dan telah dievakuasi ke Timika. Sebanyak 12 orang ditemukan dan diselamatkan oleh KRI Banjarmasin yang saat melintasi jalur pelayaran tersebut. Selanjutnya, kami mengerahkan personel untuk melakukan pencarian satu awak kapal lainnya dan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat," jelas Wayan.
Baca juga: Tim SAR temukan barang milik korban ATR 42-500
Seluruh awak KM Putra Siantan tersebut saat ini masih menjalani perawatan di dua rumah sakit di Timika yaitu RSUD Mimika dan klinik kesehatan Lanal Timika.
"Satu awak kapal yang kami temukan sekarang masih dirawat di RSUD Mimika, sementara 12 orang rekannya yang diselamatkan oleh KRI Banjarmasin sementara dirawat di klinik kesehatan TNI AL di Timika," ujarnya.
Hingga kini pihak SAR Timika belum bisa memastikan penyebab terjadinya kecelakaan KM Putra Siantan di perairan Mimika pada Senin (19/1) malam.
Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi akhir-akhir ini, Kantor SAR Timika terus melakukan koordinasi dengan instansi lainnya guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan bencana.
Baca juga: Tim SAR gabungan temukan barang pribadi korban pesawat ATR 42-500
"Kami sudah petakan lokasi-lokasi mana yang berpotensi terjadi bencana di Mimika dengan melakukan koordinasi lintas sektor. Syukur sampai hari ini semuanya masih berjalan normal dan belum ada kejadian menonjol," ujar Wayan.
Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y Batlajery mengatakan pada Selasa pagi jajarannya memberangkatkan tim SAR gabungan, terdiri dari personel Rescuer SAR Timika, TNI AL dan Pol Airud Timika menggunakan RB 217 Timika untuk melakukan pencarian satu korban hilang di perairan Mimika.
Baca juga: Keluarga pilot harap ada mukjizat dalam kecelakaan ATR 42-500
Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































