Jakarta (ANTARA) - Biji chia, yang selama ribuan tahun telah dikonsumsi oleh masyarakat Maya dan Aztec di Amerika Tengah, mengandung beragam nutrien yang bermanfaat bagi kesehatan.
Sebagaimana dikutip dalam siaran Real Simple pada Selasa (8/9), ahli gizi terdaftar Carrie Gabriel menyampaikan bahwa dua sendok makan biji chia mengandung sekitar 130 kalori dan 10 gram serat, lima gram protein, dan sembilan gram lemak.
Kreator The Homecooking Dietitian itu menambahkan, biji chia juga mengandung zat gizi mikro seperti kalsium, magnesium, dan beragam antioksidan.
Lemak dan serat yang terkandung dalam biji chia bermanfaat bagi kesehatan jantung.
"Lemak yang terkandung di dalamnya sebagian besar adalah asam alfa-linolenat, yaitu asam lemak omega-3 nabati yang mendukung kesehatan jantung dengan cara mengatur kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan mengendalikan peradangan," kata Gabriel.
Asam alfa-linolenat juga mendukung kesehatan otak yang lebih baik, begitu pula dengan beberapa nutrisi lain yang terkandung dalam biji chia.
"Terkait kesehatan otak, biji chia menyediakan antioksidan pelindung untuk mengurangi stres oksidatif, serta magnesium yang berperan dalam sinyal saraf untuk mengontrol detak jantung dan pernapasan kita," kata Gabriel.
Selain itu, serat larut dalam biji chia mengikat kolesterol di saluran pencernaan, membantu mengeluarkannya dari tubuh alih-alih membiarkannya diserap ke dalam aliran darah dan menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam darah.
Baca juga: Cara aman mengonsumsi biji chia
Ahli diet terdaftar dari JTA Wellness Kat Garcia-Benson menyampaikan bahwa biji chia mengandung serat yang membentuk gel ketika bercampur dengan cairan, yang dapat membantu menahan air di saluran pencernaan, menambah volume tinja, dan mendukung keteraturan buang air besar.
Serat juga menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di dalam usus, membantu komunitas mikroba ini berkembang dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Biji chia dapat diolah menjadi beragam sajian makanan, termasuk dijadikan campuran minuman dan puding manis.
"Biji chia tidak selalu harus direndam terlebih dahulu, namun, saya tidak menyarankan untuk menelan sesendok biji chia kering begitu saja lalu meminum air karena biji tersebut cepat mengembang. Orang yang kesulitan menelan harus lebih berhati-hati," kata Garcia-Benson.
Garcia-Benson suka menambahkan biji chia ke dalam air, smoothie, yogurt, matcha, atau oatmeal pada sore hari.
Gabriel lebih suka membuat puding chia dengan memasukkan dua hingga tiga sendok makan biji chia ke dalam secangkir susu, membiarkannya semalaman, lalu menambahkan beri, sirup, dan bubuk kakao keesokan harinya.
Baca juga: Asupan serat berpengaruh pada kualitas tidur
Baca juga: Ragam pilihan makanan kaya serat dan saran penyajiannya
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































