Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 35.446 orang berangkat menggunakan kereta api dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan meskipun masih berupa data sementara, jumlah tersebut telah melampaui total volume penumpang pada pekan lalu (Minggu, 30 Agustus 2026) yang mencapai 30.556 penumpang.
“Dengan demikian, hingga pukul 15.30 WIB telah terjadi penambahan sebanyak 4.890 pelanggan atau meningkat 16 persen dibandingkan hari Minggu sebelumnya,” kata dia dalam keterangan resmi, Minggu.
Franoto mengatakan angka tersebut masih berpotensi bertambah karena masih terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang belum diberangkatkan hingga berakhirnya operasional pada pukul 24.00 WIB.
Dia lalu menyarankan penumpang menggunakan masker berstandar N95 atau KF94, memakai kacamata pelindung, serta menutup rapat barang bawaan, termasuk makanan dan minuman di tengah potensi penyebaran abu vulkanik, penumpang juga disarankan
Penumpang diminta mengikuti informasi resmi dan mematuhi arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan.
Franoto menambahkan, KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keselamatan, keamanan, serta kenyamanan seluruh penumpang.
Baca juga: Perjalanan kereta Daop 1 Jakarta masih lancar meski ada sebaran abu
Baca juga: KAI tambah satu KA tambahan tujuan Jakarta dampak erupsi Anak Krakatau
Baca juga: Menhub sebut penyeberangan tak terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































