Kabupaten Kediri terima 36 truk untuk KDMP dari pemerintah pusat

5 hours ago 1

Kediri (ANTARA) - Kabupaten Kediri, Jawa Timur menerima 36 unit truk untuk kendaraan operasional 36 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kabupaten ini dari pemerintah pusat.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengemukakan kendaraan operasional tersebut disalurkan ke semua KDMP. Untuk sementara, ada 36 unit truk yang sudah datang yang diperuntukkan bagi 36 KDMP.

"Kendaraan operasional ini nantinya bakal disalurkan ke KDMP," katanya usai acara penyerahan kendaraan operasional KDMP secara simbolis di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Senin.

Ia mengungkapkan, di Kabupaten Kediri saat ini terdapat 97 gerai KDMP yang proses pembangunannya sudah selesai 100 persen. Namun, secara total di kabupaten ini ada 344 desa dan kelurahan, sehingga untuk sisanya masih dalam proses.

Truk tersebut untuk memperkuat rantai pasok logistik dan hasil bumi dari desa. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menghidupkan ekonomi rakyat melalui penguatan koperasi di tingkat desa atau kelurahan.

Baca juga: Wamenkop minta Agrinas perkuat komunikasi publik Kopdes Merah Putih

"Bagi saya ini bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling lama bertahan mengelola koperasi karena mereka harus bisa memilah setiap potensi desa sesuai dengan fokus masing-masing," katanya.

Sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dari Menteri Koperasi Nomor 1 tahun 2025, ada beberapa sektor yang bisa dilakukan KDMP, di antaranya membuka gerai bahan pokok atau perdagangan, gerai obat murah/apotek desa, outlet kantor koperasi, outlet usaha simpan pinjam, outlet klinik desa, outlet cold storage, logistik maupun usaha lain sesuai dengan kebutuhan anggota dan potensi desa.

Mas Dhito, sapaan akrabnya mencontohkan desa yang memiliki potensi komoditas pertanian nanas diharapkan yang dijual sudah dalam bentuk nanas olahan.

Menurut dia, diversifikasi produk selama ini terus didorong. Selain memperluas pasar, sekaligus juga menggerakkan pelaku UMKM desa.

"Tidak menutup kemungkinan kami akan menguatkan agar UMKM naik kelas, supaya dapat menekan tingkat pengangguran terbuka," kata Mas Dhito.

Baca juga: Sebanyak 1.265 Kopdes Merah Putih di Sumbar sudah berbadan hukum
Baca juga: BKKBN: MBG-Kopdes pacu pemerataan ekonomi cegah luapan urbanisasi

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |