Buron kasus narkoba "The Doctor" tiba di Bareskrim untuk diperiksa

4 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Buron pemasok sabu-sabu ke bandar narkoba Koko Erwin, Andre Fernando alias Charlie alias "The Doctor" dibawa oleh tim Direktorat Tindak Pidana Dittipidnarkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin malam untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan pantauan ANTARA, "The Doctor" tampak mengenakan setelan kaos oblong berwarna hitam, celana pendek berwarna krem serta kaki yang terbalut kain kasa.

"The Doctor" diantar oleh dua mobil sedan yang berjaga pada sisi di depan maupun belakangnya. Tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berjumlah sembilan orang tampak mengawal "The Doctor" memasuki gedung.

Buron pemasok narkoba tersebut menggunakan kursi roda dengan tangan terikat kabel ties. "The Doctor" tidak menanggapi pertanyaan awak media yang berada di lokasi.

Kepala Satgas Network Inspection Center (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Kevin Leuleury mengatakan "The Doctor" merupakan penyuplai dua jaringan yang ada di Indonesia.

"Andre alias 'The Doctor' merupakan penyuplai dari dua jaringan yang ada di Indonesia. Yang pertama jaringan NTB yang sudah kita tangkap, Koko Erwin, dan kedua jaringan dari White Rabbit di PIK maupun di Gatot Subroto," ujarnya.

Kevin juga menyebutkan barang bukti yang diamankan pada apartemen di Penang, Malaysia, terkait pengungkapan jaringan yang melibatkan The Doctor berupa sejumlah telepon pintar dan sebuah tas.

"Tidak ada perlawanan, tetapi kita berkoordinasi juga dengan Interpol. Jadi, mereka yang melakukan penindakan di Malaysia. Penangkapannya dilakukan kemarin sore di sebuah apartemen di Penang, Malaysia," ujarnya.

Kevin juga menjelaskan "The Doctor" diketahui telah berada di Malaysia sejak 2024 berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan oleh Bareskrim Polri.

Ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus narkoba di Indonesia tidak akan berhenti pada jaringan "The Doctor", tetapi pengungkapan dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

"Jadi, dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri kita mulai membangun ataupun kita menangkap jaringan dari bawah sampai ke atas. Jadi, mulai dari hulu sampai ke hilir," katanya.

Baca juga: Bareskrim tangkap The Doctor pemasuk sabu-sabu ke Koko Erwin

Baca juga: Bareskrim Polri ungkap alur peredaran narkoba di N-Co Living Bali

Pewarta: Benardy Ferdiansyah/Muhammad Rizki
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |