Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat mendapat rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori jumlah pendonor darah terbanyak selama Ramadhan 1447 Hijriah.
Wakil Direktur MURI, Osmar Susilo mengatakan, Jakarta Barat menjadi wilayah perwakilan penerimaan piagam rekor atas kegiatan donor yang dilakukan tiga daerah, yakni Sumatera Barat, Riau dan DKI Jakarta.
"Hari ini rekornya sangat mengharukan, karena ini bersifat kemanusiaan dan ini adalah donor darah terbanyak di bulan Ramadhan," ujar Osmar usai serah terima piagam rekor di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat malam.
Kegiatan ini juga ada di Sumatera Barat, Riau, dan Jakarta yang pada hari ini diwakili oleh Jakarta Barat (Jakbar).
Baca juga: PMI Jakbar beri layanan psikososial bagi korban kebakaran
Arsip foto -;Sebanyak 89 orang ibu yang tergabung dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tamansari, Jakarta Barat mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI, Sabtu (16/8/2025). (ANTARA/HO-Pemkot Jakbar)Osmar mengatakan, jumlah pendonor kini telah menembus 8.000 orang dan akan terus bertambah seiring berdatangannya pada pendonor.
"8.000 pendonor itu sebenarnya angka masih kisaran, karena ini masih bertambah terus. Jadi mungkin besok atau lusa baru kita dapat pastikan angkanya berapa," tutur Osmar.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan bahwa hingga kini pendonor di wilayah tersebut telah menembus 4.000 orang dan masih terus bertambah.
"Ini merupakan satu rekor buat kami, karena kami baru perdana melakukan ini secara simultan dalam waktu lima hari berturut-turut," tutur Iin.
Kendati demikian, Iim menegaskan bahwa rekor MURI bukanlah tujuan utama dari kegiatan donor darah yang dilakukan. "Bicara rekor itu adalah bonus, tetapi sesungguhnya tujuan kami adalah untuk kemanusiaan," kata Iin.
Baca juga: PMI Jaksel salurkan bantuan kebutuhan rumah tangga ke Sumatera Barat
Arsip foto - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat menggencarkan kegiatan donor darah di kantor Wali Kota setempat, Selasa (10/3/2026). (ANTARA/Risky Syukur)Kegiatan donor darah selama Ramadhan menjadi signifikan dilakukan mengingat jumlah pendonor yang cenderung berkurang sementara kebutuhan akan stok darah tetap tinggi. "Kebutuhan darah Jakarta secara data kurang lebih 1.000 kantong darah per hari," katanya.
Karena itu, Iin pun tak ketinggalan untuk ikut mendonorkan darahnya serta menginstruksikan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) setempat untuk terlibat.
"Perlu semua komponen membantu. Bersama kita berkolaborasi, kita menggalakkan sebuah kegiatan aksi kemanusiaan dengan donor darah," katanya.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Beky Mardani menambahkan bahwa pihaknya telah meluncurkan unit-unit donor ke sejumlah titik di Jakarta untuk menjaga ketersediaan darah selama Ramadhan.
Selain itu, pihaknya juga memberikan stimulus berupa paket sembako bagi pendonor sehingga minat donor darah meningkat.
Baca juga: Bulan Dana PMI Jakarta Barat 2025 tembus Rp8 miliar
Ratusan orang mengikuti kegiatan donor darah di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (13/3/2026). ANTARA/Risky SyukurPada H-5 hingga H+5 Lebaran, di semua unit pelayanan darah PMI DKI yang ada di kota juga memberikan stimulus kepada warga masyarakat yang ingin berdonor berupa "goodie bag" yang berisi paket sembako.
Dengan gencarnya kegiatan donor darah di wilayah Jakarta, Beky pun memastikan stok darah aman selama Ramadhan. "Insya Allah dengan semua rangkaian kegiatan ini, stok darah aman," katanya.
Pada Jumat sekira pukul 20.00 WIB, ratusan pendonor dari warga Jakarta Barat membentuk antrean panjang untuk ikut kegiatan donor darah.
Puluhan tempat tidur serta petugas PMI pun memenuhi setengah ruangan Ali Sadikin di Pemerintah Kota Jakbar.
Setelah mendonor darah, setiap pendonor mendapat paket sembako sebagai bentuk apresiasi keterlibatannya dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































