Bekasi (ANTARA) - PT. Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan optimal dengan menjaga kualitas infrastruktur jalan tol melalui pelaksanaan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan di seluruh ruas Trans Jawa demi keamanan serta kelancaran pengendara.
VP Corporate Secretary & Legal PT. JTT Ria Marlinda Paallo menyatakan pemeliharaan jalan tol dilaksanakan secara rutin serta terencana sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan.
"Kegiatan pemeliharaan mencakup penanganan lubang jalan, perbaikan perkerasan serta pemeliharaan fasilitas keselamatan jalan," katanya di Bekasi, Kamis.
Ia memastikan infrastruktur jalan tol tetap dalam kondisi optimal melalui pelaksanaan kegiatan pemeliharaan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga pengguna jalan dapat berkendara dengan aman dan nyaman.
Selain konsisten dan berkelanjutan, setiap pelaksanaan pemeliharaan jalan tol dilakukan secara terukur dengan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta ketentuan 'Service Level Agreement' (SLA) dalam kontrak manajemen.
Inspeksi kondisi jalan pun dilakukan setiap hari melalui mekanisme self assessment oleh petugas di lapangan sehingga potensi gangguan kondisi jalan dapat teridentifikasi sejak dini dan segera ditindaklanjuti sesuai indikator pelayanan yang berlaku.
Ria menjelaskan khusus untuk seluruh jenis gangguan berupa jalan berlubang, penanganan dilakukan secara prioritas dengan batas waktu maksimal 2×24 jam sejak temuan di lapangan atau diterimanya atensi masyarakat, sesuai ketentuan SPM Jalan Tol.
Sementara untuk jenis gangguan kondisi jalan lainnya, penanganan dilakukan berdasarkan indikator teknis serta waktu toleransi pemenuhan masing-masing sesuai standar yang berlaku.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, perusahaan memastikan setiap atensi masyarakat maupun temuan di lapangan terkait gangguan kondisi jalan, ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.
"Salah satu contohnya, pada 4 Januari 2026 telah dilaksanakan pekerjaan perbaikan lubang di Km 15+070 arah Jakarta lajur 1 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek melalui metode patching tipe 1 atau permanen. Saat ini, kondisi jalan tersebut telah kembali dapat dilalui dengan aman oleh pengguna jalan," katanya.
Pihaknya juga terus mengoptimalkan kesiapsiagaan tim lapangan sebagai respons terhadap kondisi cuaca yang kurang mendukung, khususnya curah hujan yang tinggi.
Pada salah satu ruas favorit di Jawa Tengah yakni Ruas Jalan Tol Batang-Semarang, telah dilaksanakan sejumlah kegiatan pemeliharaan jalan berupa penanganan perkerasan dan perbaikan kondisi jalan pada rentang Km 354 hingga Km 358 guna menjaga kualitas infrastruktur tetap terjaga dalam dinamika kondisi cuaca.
Dengan mempertimbangkan potensi curah hujan yang masih tinggi, perusahaan terus melakukan pemantauan lanjutan terhadap hasil perbaikan yang telah dilakukan serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar kualitas layanan jalan tol tetap terjaga secara berkelanjutan.
"Melalui penerapan inspeksi rutin, kepatuhan terhadap regulasi serta penanganan prioritas terhadap lubang jalan, kami menegaskan bahwa pemeliharaan jalan tol merupakan wujud komitmen berkelanjutan untuk menjaga infrastruktur tetap optimal sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat di seluruh ruas Trans Jawa," demikian Ria Marlinda Paallo.
Baca juga: Mendorong penguatan standar pelayanan minimal jalan tol
Baca juga: Jasa Marga perkuat layanan di ruas tol tujuan wisata Nataru 2025/2026
Baca juga: JTT dukung pengembangan pariwisata lewat jalan tol andal dan nyaman
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































