Banda Aceh (ANTARA) - Jalur KKA menuju ke dataran tinggi Aceh, yakni Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah ditutup untuk sementara waktu, karena sedang dilakukan percepatan pembangunan jembatan darurat (bailey).
"Ya, siang hari pengerjaan, malam baru dibuka agar mempercepat pengerjaan, khususnya di jembatan pase (Bener Meriah)," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Bener Meriah Ilham Abdi yang dikonfirmasi dari Banda Aceh, Senin.
Baca juga: BNPB: Jalur darat ke wilayah tengah Aceh sudah dapat dilalui
Setelah bencana banjir bandang dan longsor akhir November 2025, sejumlah ruas jalan dan jembatan di Aceh mengalami rusak berat, termasuk di dataran tinggi Aceh.
Terkait hal ini, Polres Bener Meriah juga telah menyampaikan imbauan lewat akun media sosial (medsos) Instagram Humas Polres Meriah.
Dalam imbauan tersebut, disampaikan untuk masyarakat atau pengguna jalan bahwa saat ini jalur KKA arah Kem (Kecamatan Permata) resmi ditutup untuk kendaraan roda dua, tiga dan roda empat.
Penutupan dilakukan akibat kepadatan arus lalu lintas yang telah mencapai tahap kritis, serta adanya pemasangan material jembatan darurat yang mulai dikerjakan malam ini.
Baca juga: Jalur Nagan Raya-Aceh Tengah sudah bisa dilintasi secara darurat
Baca juga: Genset 250 kWh berhasil didaratkan untuk RS di Takengon
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menunda perjalanan dan menggunakan jalur alternatif hingga jalur tersebut dibuka kembali sesuai rencana. Diharapkan seluruh pengguna jalan mematuhi imbauan ini demi keselamatan bersama.
Untuk pengerjaan ini, lanjut Ilham Abdi, ditargetkan bisa selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya, tetapi juga bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
"Targetnya tiga hari, tetapi tergantung cuaca juga. Bisa lebih cepat, tetapi bisa jadi lebih lama," ucap Ilham Abdi.
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































